Pejabat Parkir di Trotoar Kena Semprot

??

SERANG, BANPOS – Oknum pejabat eselon dilingkungan Pemprov Banten yang memberikan contoh tidak baik, dengan memarkirkan kendaraan dinas (Randis) jenis Kijang Inova bernomor polisi A 902 diatas trotoar, persis di depan kantor Dinkes telah mendapat hukuman langsung berupa teguran dari pimpinannya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset (BPKAD) Banten, Nandy Mulya S melalui Whatsapp Messenger, Rabu (23/5) membenarkan sudah ada tindaklanjut terhadap oknum pejabat tersebut oleh Kepala OPD-nya.

“Sudah oleh atasanya,” kata Nandy singkat saat ditanya apakah pemilik Randis yang dengan sengaja dan sadar memarkirkan diatas fasilitas pengguna jalan atau trotoar,” terangnya.

Ia menjelaskan, setelah dicek dan ditelusuri Randis Kijang Inova  memiliki CC lebih dari 2 ribu tersebut dipegang oleh salah satu pejabat eselon IV di Sekretariat Dinkes Banten.

“Mobilnya sudah dilabelisasi. Kendaraan operasional dinkes, yang pegang eselon 4 di sekretariat Dinkes. Nggak baik itu perlu dibina,” ujarnya.

Masih dikatakan Nandy, pembinaan pegawai di Pemprov Banten kerap dilakukan secara bertahap. Adapun ketidakbaikan oknum pegawai masih terjadi, hal tersebut bisa dilaksanakan oleh OPD terkait seperti, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat.

“Ada pemegang atau penggguna barang milik daerah (BMD) lengkap didukung dengan biaya pemeliharaannya itu di OPD. BPKAD selaku penatausahaan BMD atau pembantu pengelola BMD. Pengelola BMD Sekda, Fungsi pengawasan Inspektorat. Yang membina pegawai pengguna BMD atasanya masing-masing secara berjenjang. Regulasi di BKD,” paparnya.

Senada diungkapkan,  Kasubid Penggunaan dan Pemanfaatan pada BPKAD Banten, Rahmat Pujatmiko. Menururt dia, pembinaan berupa teguran sudah diberikan kepada oknum pejabat eselon tersebut. Pihaknya berharap, tidak ada lagi kejadian atau tindakan tidak patut dilakukan oleh siapapun.

Diketahui, oknum pejabat eselon dilingkungan Pemprov Banten, pada Selasa (22/5) memarkirkan kendaraannya diatas trotoar. Tak hanya menganggu pejalan kaki, namun juga membuat petugas kebersihan KP3B Curug Kota Serang kesulitan alam melaksanakan tugasnya untuk bersih-bersih. (RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: