Nekat Buka, Peralatan Masak Warung Makan Diboyong Petugas

Petugas saat melakukan razia di warung makan, di Kepandean dan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Petugas memasuki warteg, sempat pemilik warung kaget, dan warga yang saat itu didalamnya langsung lari keluar, (22/5/2018). Herlin Saputra//Banpos.

SERANG, BANPOS – Satpol PP Kota Serang, mengamankan peralatan masak milik dua warung makan yang nekat membuka warungnya disiang hari saat bulan ramadan.
Berdasarkan pantauan BANPOS, razia yang menyisir mulai dari jalan Ciracas hingga Lingkungan Legok, Kota Serang ini hanya menemukan dua warteg yang nekat berjualan disiang hari. Diantaranya, warteg yang terletak di Kepandean dan Ciracas, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (22/5).
Petugas Satpol PP menyita peralatan masak dan membawa pemilik rumah makan untuk dilakukan pemeriksaan di Kantor Satpol PP Kota Serang. Ada dua kompor gas, empat gas LPJ dan dua alat masak nasi.
“Ada barang yang dibawa karena si pemilik dengan adanya ini kaget tapi kami akan tetap melakukan pemeriksaan sesuai peraturan,” kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD), Juanda seusai melakukan razia rumah makan kepada wartawan.
Meski demikian, dikatakan Juanda, para pemilik warung hanya akan diberikan sanksi tegas berupa peringatan keras, karena menurutnya, baru satu kali melanggar.
“Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 2 tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Pekat), yang berbunyi, setiap pengusaha restoran atau rumah makan atau warung dan pedagang makanan dilarang menyediakan tempat dan melayani orang yang menyantap makanan dan minuman pada siang hari selama bulan suci ramadan,” tuturnya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: