Vera Paling Rajin Melapor, Panwaslu: Jangan Ada Modus Kampanye di Ramadan

Vera Nurlaila Jaman

SERANG, BANPOS – Tim Kuasa Paslon nomor 1 Vera Nurlaila-Nurhasan menjadi pelapor paling banyak terkait pelanggaran Pilkada Kota Serang.

Vera rajin melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh pesaingnya Syafrudin-Subadri Usuludin yang merupakan Paslon nomor 3.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Panwaslu Kota Serang, Faridi kepada awak media melalui telepon.

Fairidi menyebutkan sampai saat ini Panwaslu telah menerima 89 laporan, dari jumlah tersebut 60 persen laporan pelanggaran bahan dan APK.
“Tim paslon 1 dan 3 yang paling banyak di laporkan dan melaporkan,” katanya, Jumat (18/5/2018)

‎Ditanya terkait banyak Bacaleg yang sudah melakukan kampanye melalui spanduk, Fairidi mengaku, sejauh ini pihaknya tengah melakukan pendataan berapa parpol , setelah itu akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, berkaca pada pengalaman, di momen bulan Ramadan ‎ini para paslon membalut kebaikan dengan kampanye,  seperti pemberian sedekah, santunan kepada anak yatim, zakat dan sebagainya, namun sayangnya kegiatan tersebut didalamnya ada kampanye.

“Biasanya modus kampanye yang dilakukan paslon di bulan ramadan ini melakukan sejumlah kebaikan namun diselipkan kampanye,” ungkap Faridi.

‎Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka panwaslu telah melayangkan surat imbauan kepada semua paslon, yang isi imbauannya meminta kepada semua paslon dengan datangnya bulan ramadan ini agar jangan memanfaatkan momen shalat taraweh dan buka puasa untuk kegiatan kampanye.

Karena jelas itu melanggar karena dilakukan di tempat ibadah. Kedua, pemberian infak, sodakoh, santunan dan zakat agar tidak sampaikan visi-misi dalam bentuk stiker yang dimasukan dalam amplopnya.

“Kita bukan melarang para paslon untuk melakukan kebaikan, tapi kami minta kegiatan tersebut murni untuk ibadah tidak disisipkan dengan kampanye untuk menarik simpatik warga,” ujarnya.

Namun demikian, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya para calon yang melakukannya,dan  diharapkan  semua paslon memtahui aturan dan sampai akhir bulan ramadhan tidak ada yang melanggarnya.

“Sejauh ini kami belum menerima laporan, baik dari petugas di lapangan, tim paslon, dan masyarakat. Karena kan bulan puasanya jga baru dua hari, tapi kami harap tak ada yang melanggar,” katanya. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: