Industri Alas Kaki Sulit Didatangkan ke Cilegon

Ilustrasi Industri Alas Kaki

CILEGON, BANPOS – Untuk menekan angka pengangguran yang meningkat setiap tahunnya, Pemkot Cilegon berupaya mendatangkan para investor.

Wacana mendatangkan investor padat karya seperti alas kaki, hingga kini belum juga terlaksana, pasalnya pemkot masih kesulitan. Sehingga belum juga mendapatkan investor yang bersedia menanamkan modalnya di Kota Industri. Yang rencananya bakal di tempatkan di Jalan Lingkar Utara (JLU).
Pjs Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan samapai sekarang belum ada investor padat karya yang bersedia menanamkan modalnya di Kota Cilegon.
” Sampai sekarang belum ada investor,” ujar Dana ditemui usai Salat Jumat di Masjid Nurul Iman, Kawasan Pemkot Cilegon, Jumat (18/5/2018).
Lebih lanjut, Dana mengatakan, investor yang sudah mengkonfirmasi masuk ke Kota Cilegon yaitu salah satu  perusahaan dari Thailand yakni Siam Cement Group (SCG) rencananya akan membangun pabrik petrokimia senilai US$ 5,5 miliar atau sekitar Rp 75 triliun (kurs: Rp 13.700/US$), rencana akan berada di Kawasan Industrial Estate Cilegon (KIEC).
Selain itu, ada pula perusahaan asal Korea Selatan yakni PT Lotte Petrochemical yang akan menanamkan modalnya sebesar Rp52 triliun.
“Baru dua sementara  itu, namun informasinya  belum sampai ke kita, itu baru masih di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Kita juga tahunya dari media massa,” katanya.
 “memang untuk mencari investor Padat Karya cukup sulit. Apalagi lahan di Kota Cilegon terbilang mahal,” ucapnya.
Meskipun demikian, Pemkot Cilegon sudah menyiapkan lahannya yaitu di JLU yang diperuntukkan untuk industri padat karya.
“Kota Cilegon sendiri merupakan primadona industri kimia. Karena  aksesnya mudah dekat dengan laut,” pungkasnya. (CR-02)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: