Polda Banten Amakan Tiga Tersangka Perusakan Polsek Bayah

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, saat konfrensi pers di Mapolda Banten, Rabu (16/5/2018) / RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak dan Polda Banten berhasil mengungkap tiga tersangka penculikan dan pemerasan terhadap pengusaha benur asal Bayah, Kabupaten Lebak yang berujung perusakan dan pembakaran kendaraan dinas Polsek Bayah.

Dari tiga tersangka tersebut yakni (H, T dan S), salah satunya adalah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sedangkan yang dua masih dalam pengembangan petugas.

Untuk tersangka T dan S, merupakan warga Desa/Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, dimana mereka ditangkap di dua lokasi. Tersangka S ditangkap saat bersembunyi di areal persawahan tak jauh dari rumahnya pada Senin (14/5/2018). Sedangkan tersangka T, disergap saat akan melarikan diri ke luar kota di Kampung Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Selasa (15/5/2015).

Tersangka T, yang diduga sebagai aktor intelektual penculikan bos bibit lobster (benur), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan. Oknum LSM ini tersungkur, setelah timah panas menerjang bagian paha kanannya. Dari ketiga tersangka, diamankan satu unit Daihatsu Xenia, dua pucuk pistol airsoft gun peluru gotri, uang Rp23.550.000 serta dua telepon genggam.

“Jadi, tentunya dengan kejadian tersebut, Mapolda Banten menurunkan personil untuk meredam situasi, kurang lebih mulai terjadi pukul 09.00 WIB pagi, dan jam 12 WIB bisa meredam, setelah itu yang beredar isu dimasyarakat penangkapan yang dilakukan oleh anggota, tentunya kami harus mengambil langkah langkah,” kata Kapolda Banten yang didampingi Dirkrimum Polda Banten Kombes Pol Ony Trimurti dan Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, Rabu (16/5/2018).

3 tersangka perusakan Polsek Bayah yang diamankan Polda Banten / RULIE SATRIA

Dengan tertangkapnya tersangka H, T dan S, masih tersisa dua oknum LSM lainnya yang masih dalam pengejaran (DPO). Tim Resmob dan Satuan Reskrim Polrels Lebak juga telah meringkus HE (40), warga Desa Cihara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Terkait pelaku pengrusakan, lanjut Kapolda, pihaknya telah mengamankan 16 warga, namun dari hasil pemeriksaan 13 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Ketigabelas ini memiliki peran masing-masing.

Kapolda juga menjelaskan markas Polsek Bayah sudah dapat difungsikan karena sudah diperbaiki secara gotong royong dengan masyarakat setempat.

“Kalau untuk kendaraan dinas yang dibakar, kami menunggu keputusan pengadilan,” tandasnya. (RUL/LIN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: