Ditanya Soal Komitmen Memberantas KKN, Ini Jawaban Paslon

Debat kandidat calon walikota dan wakil walikota Serang, priode 2018-2023, (11/5). Herlin Saputra//Banpos.

SERANG, BANPOS – Debat terbuka paslon Walikota dan Wakil Walikota Serang, pada putaran pertama yang dilakukan oleh KPU Kota Serang berjalan lancar hingga selesai.

Namun, pantauan bantenpos.co kegiatan yang dipembawaacarai oleh Ratu Pitri, serta lima panelis diantaranya, Dr. Asnawi Syarbini ketua merangkap anggota, Dr.Idi Dimyati Sekretaris merangkap anggota, Prof. Sihabudin, Dr.Suhaedi, dan KH.Matin Sarkowi, sempat memanas ketika salah satu panelis menanyakan komitmennya untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme.

Paslon nomor urut tiga, Syafrudin-Subadri Usuludin mendapat kesempatan untuk menjawab pertama. Menurutnya, pemkot Serang serta masyarakat harus memiliki komitmen untuk memberantas korupsi, oleh karena itu komitmen Kota Serang kedepan tentunya dalam program korupsi ini akan dibangun kesepakatan disetiap OPD Kota Serang.

“Oleh karena itu, pimpinan kebijakan Walikota dan OPD Kota Serang tidak memberatkan dan meringankan terhadap OPD yang ada dikota serang  sehingga korupsi ini terhindar dari pada OPD-OPD yang ada di Kota Serang,” jawab Syafrudin.

Kemudian selanjutnya, ketika dirinya terpilih nanti, yang pertama pihaknya akan melakukan pemberantasan korupsi. Diawali dari sebuah dasar reformasi birokrasi yang ada, membuat komitmen terlebih dahulu bersama-sama dengan pemangku kepentingan yang ada di Kota Serang, agar taat hukum dan taat dengan undang-undang yang ada. Dengan dasar itu, dirinya akan menempatkan para pejabatnya yang sesuai dengan keahliannya.

“Mudah-mudahan  pejabat yang sesuai dengan keahliannya masing-masing, dengan sendirinya bisa memahami yang kedua kita sepakat untuk memberantas tindak korupsi diawali dari sebuah kepemahaman, dari sebuah  keilmuannya dan tidak kalah pentingnya dari sebuah iman dan ketakwaannya,” tambah Subadri.

Lanjut Subadri, dengan dasar merepormasi birokrasi itu tentu dibutuhkan komitmen-komitmen yang sama-sama untuk memberantas korupsi. “Yang kedepan Kota Serang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” kata Subadri.

Syafrudin menambahkan, mungkin hal lain membuat komitmen sama-sama antara pemerintah dengan masyarakat untuk kegiatan yang ada di Kota Serang, bersama-sama mengawasi baik dari pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri. “Sehingga pelaksanaanya dengan bersih,” tambah Syafrudin.

Sementara itu, paslon nomor urut dua, Samsul Hidayat-Rohman menjawab, pada dasarnya paslon nomor urut dua bersih terkait KKN itu, terkait upaya pencegahan korupsi, pertama dirinya akan melakukan pendekatan keagamaan.

“Kepada seluruh pejabat, kepada seluruh pegawai akan kita lakukan pembinaan keagamaan, karena ini menjadi mental atau dasar orang,” kata Samsul.

Lanjut Samsul, kemudian yang kedua, pihaknya juga secara teknis akan membangun kerjasama dengan KPK.

“Jadi insyaAllah dibawah pemerintahan kami, kita akan membangun kerjasama dengan KPK untuk membangun dan melakukan pencegahan, apabila terjadi melakukan korupsi,” lanjut Samsul.

Kemudian, langkah antisipasinya adalah akan memberlakukan secara rutin LHKPN ini harus di updet secara berkala.

“Agar tidak mengundang praktek korupsi, kalau aset kekayaan kita diketahui secara transparan insyaallah bisa dicegah,” ujar Samsul.

Pihaknya juga akan melakukan monitoring, karena menurutnya, pemimpin yang baik itu pemimpin yang sering turun mengontrol kepada pejabat kemudian turun kepada masyarakat.

“Evaluasi kontrol yang akan kami lakukan secara terhadap pejabat, kami juga akan menggunakan sistem ITE dalam monitoring dan evaluasi para pejabat terhadap evaluasi,” ucap Samsul.

Rohman menambahkan, pihaknya juga akan memberlakukan E-Budgeting, supaya masyarakat Kota Serang tahu dengan betul, benar program-program pembangunan yang ada di Kota Serang.

“Misalnya pembangunan jalan, nilainya satu miliar, kita harus betul-betul tertera dan harus diumumkan kepada publik, jangan disembunyi-sembunyikan,” kata Rohman.

“Kami juga membersihkan Kota Serang ini naik pangkat wani piro, karena telah rusak Kota Serang,” kata Rohman.

“Saya InsyaAllah tidak akan memakan uang rakyat sepeser pun, kami juga tidak akan melakukan pekerjaan yang dilarang, kami juga akan melaporkan keuangan kepada masyarakat secara transparani agar masyarakat bisa mengontrol, nah ini yang paling penting, berikan transparansi terkait keuangan Negara agar bersama-sama bisa masyarakat mengetahui,” tegas Samsul.

Paslon nomor urut satu, Vera Nurlaela-Nurhasan menjawab, tentu kita tahu bahwa korupsi itu musuh bersama, pihaknya tidak ingin pembangunan di Kota Serang baik, maka harus meningkatkan pengawasan. “Membangun transparani, akuntabilitas dan juga membina mental pejabat, untuk dapat bertanggung jawab terhadap tugasnya,” kata Vera.

Pengawasan yang baik, ditambah dengan pengawasan yang transparan dilengkapi dengan pembinaan mental pejabat, dirinya yakin akan mujarab membangun pemerintah yang bebas korupsi.

“Kemudian membangun repormasi birokrasi sebagai sistem tata kelola pemerintahan yang baik dan SDM yang kompeten,” lanjutnya.

“Rubah resepsi negatif dimata masyarakat tentu dibutuhkan pendekatan yang sistematis, konseptual, visoner dan saling bekerjasama antara instansi pemerintahan,” tambahnya.

Hal ini menurut Vera, agar merubah paradigma yang berorientasi pada kekuasaan dan paradigma pelayanan publik yang optimal.

“Dengan begitu langkah yang akan kami teruskan adalah, menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.

“Dan yang perlu kita yakini adalah kita juga akan melakukan asesment, hingga dapat memetakan kinerja ataupun kompetensi dari ASN, kemudian kami juga akan memberlakukan pemerintahan ini secara transparansi, tentunya ini akan dilakukan by sistem sehingga tidak adalagi dapat direkayasa atau meningkat diera digitalisasi. Hal itu betul-betul yang akan kami tingkatkan dalam repormasi birokrasi lima tahun kedepan,” lanjut Vera.

Nurhasan menambahkan, smartcity ini akan baik dibidang pengawasan atau pun pelaksanaan yang ada untuk pembangunan Kota Serang sudah lengkap.

“Jadi kami berdua tentunya sistem smart city yang sudah lakukan kami akan melanjutkan dan meningkatkan, smart city tentunya dibutuhkan juga keinginan masyarakat untuk melaporkan kepada kita agar Kota Serang lebih maju dan sejahtera,” tambah Nurhasan. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: