Saat Kampanye Vera-Nurhasan, Ada Minuman Keras dan Anak-anak

SERANG, BANPOS – Kampanye Paslon Nomor 1 Vera Nurlaila-Nurhasan terlihat begitu meriah. Ribuan pendukung berkaoskan parpol pengusung dan alat peraga kampanye memenuhi hampir sebagian besar area lapangan Boru Kecamatan Curug Kota Serang.

Namun sayangnya, beberapa pelanggaran aturan kampanye terlihat dalam kegiatan tersebut, mulai dari maraknya anak-anak yang menggunakan kaos serta membawa APK, pengendara bermotor yang tidak taat aturan lalulintas, penggunaan bak terbuka dan bahkan yang membuat miris adalah ditemukannya minuman keras (miras) di area kampanye tersebut.
Kapolres Serang AKBP Komarudin menyayangkan prilaku kurang baik yang ditunjukan oleh beberapa oknum dengan membawa miras ke arena kampanye.

“Sudah kita tindak dan sikapi, sangat kita sayangkan ada oknum peserta kampanye membawa barang-barang yg dilarang,” kata Komarudin di arena kampanye, lapangan Boru, Curug, Kota Serang, Rabu (9/5).

Ia menyampaikan, hasil dari penelusuran sementara barang-barang yang dilarang tersebut dibawa oleh beberapa oknum massa kampanye, namun, pihaknya belum bisa menemukan pelaku yang membawa miras tersebut.

“Pasti kita tindak lanjuti dan telusuri dari mana itu dapatnya, sementara informasi itu dari peserta kampanye,” katanya.

Namun saat ini dirinya mengaku belum dapat memastikan, apakah benar yang membawa miras tersebut adalah pendukung paslon Vera-Nurhasan ataukah yang lainnya.

“Kita belum menunjuk salah satu kelompok pendukung mana, kita anggap ini masih umum,” terangnya.
Sebelumnya, Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, telah melakukan evaluasi dari hasil rapat umum paslon sebelumnya.

“Sudah dilakukan evaluasi, salah satunya kemarin kita tidak terprediksi akan ada kendaraan plat merah, nanti akan ada orang kita dari panwas di pintu masuk untuk mencegah,” tegasnya.

Sedangkan untuk hal yang lainnya, menurutnya akan dilakukan hal yang sama. Dan untuk pencegahan adanya anak-anak dibawah umur yang ikut serta, ia sudah melakukan himbauan kembali kepada tim pemenangan paslon.

“Kita juga berharap timses bisa mengantisipasi ada massa kampanye yang ibu-ibu tapi membawa anak kecil, kami harap bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Ia juga sempat berbicara tentang kehadiran anak-anak yang menurutnya belum tentu pelanggaran, dikarenakan bisa jadi kehadiran mereka karena tertarik dengan adanya keramaian.

“Kalau diorganisir, jelas pelanggaran dan bisa kena tindak pidana,” tegasnya. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: