Kampanye Aje Kendor Meriah, Terdapat Anak dan Plat Merah

Seorang anak tampak mengikuti kegiatan Rapat umum Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang nomor urut 3 Syafrudin-Subadri Ushuludin, di lapangan Boru. Kecamatan Curug, Senin (7/5/2018).

SERANG, BANPOS – Rapat umum Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang nomor urut 3 Syafrudin-Subadri Ushuludin berlangsung dengan meriah. Kampanye terbuka yang menghadirkan berbagai artis papan atas serta jurkam nasional ini menghibur ribuan pendukung yang berkumpul di lapangan Boru, Kecamatan Curug.

Gita KDI yang dijadikan penghibur utama ini cukup membuat para penonton turut menikmati sajian musik dangdut dan gambus yang hits dengan beberapa gubahan yang menyesuaikan tema kampanye.

Sedangkan, para jurkam yang terdiri dari 4 partai lama dan 4 partai baru yang bergabung dengan timses Syafrudin-Subadri bergantian membakar semangat para pendukung, ditambah dengan celotehan segar dari artis komedian Ginanjar yang menjadi pembawa acara, serta jurkam nasional seperti Miing Bagito yang saat ini menjadi politisi PAN.

Namun dari pantauan awak media, masih terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh para peserta kampanye, seperti membawa anak-anak dan bahkan ditemukan kendaraan dinas berplat merah dengan nopol dari daerah Jakarta.

Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono yang ditemui disela-sela kampanye mengatakan, memang terdapat beberapa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh peserta kampanye terbuka tersebut.

“Memang masih terlihat, ada anak-anak serta masih banyak peserta yang melanggar aturan lalulintas, seperti memakai bak terbuka dan tidak menggunakan helm,” jelas Rudi kepada awak media, Senin (7/5).

Untuk temuan yang seperti itu, tidak akan dilakukan penindakan langsung di tempat. Akan tetapi, temuan kendaraan berplat merah langsung segera dilakukan penindakan agar cepat berpindah untuk tidak di lokasi kampanye.

“Kalau kendaraan plat merah tadi segera kami tindak agar tidak ada di tempat. Hasil klarifikasi sementara, itu adalah kendaraan untuk membawa artis dari Jakarta,” kata Rudi.

Persoalan anak-anak sendiri akan dilakukan pemanggilan kepada timses paslon Syafrudin-Subadri, dikarenakan ada kemungkinan anak-anak tersebut hadir hanya untuk melihat hiburan saja.

“Jadi bisa saja anak-anak itu senang dengan keramaiannya, jadi datang ke lokasi kampanye, kami belum menemukan adanya dugaan pengorganisiran peserta anak-anak. Kalau diorganisir, jelas pelanggaran dan bisa kena tindak pidana,” tegasnya. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: