Selidiki Penyebab Kematian, Korban Miras Oplosan di Eksumasi

Tim Dokter Polisi (Dokpol) Biddokkes Polda Banten bersama Kepolisian Resort Pandeglang menggali kubur (Eksumasi) Dede Ridwan (15) yang diduga korban miras oplosan, di TPU Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang. Foto :  Humas Polda Banten.

PANDEGLANG, BANPOS – Tim Dokter Polisi (Dokpol) Biddokkes Polda Banten bersama Polres Pandeglang menggali kubur (Eksumasi) Dede Ridwan (15) yang diduga korban miras oplosan, di TPU Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Sabtu (5/5).

Eksumasi ini dilakukan Dokpol untuk otopsi jenazah guna penyelidikan kasus kematian Korban. Sebelumnya, Dede yang meninggal pada hari Rabu, 25 April 2018 lalu. Diduga karena menenggak miras oplosan.

Otopsi sendiri dilakukan oleh tim gabungan Dokpol Biddokes Polda Banten dipimpin langsung oleh Kasubbiddokpol Dr. Lita, tim Unit Kimbiofor Puslabfor Bareskrim Mabes Polri dr. Baety dan tim Penyidik Satreskrim Polres Pandeglang Aiptu Akbar.

Lita menjelaskan melakukan gali kubur (eksumasi) atas permintaan Penyidik Sat Reskrim Polres Pandeglang guna otopsi terhadap jenazah Dede Ridwan.

Penggalian kuburan yang dilakukan mulai dari siang, disaksikan oleh kerabat dan keluarga korban. Selain itu juga di saksikan oleh warga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Lurah setempat juga ikut menyaksikan jalannya autopsi.

“langkah ini guna memastikan penyebab kematian Dede Ridwan Bin Supriatna, umur 15 tahun, apakah memang diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan sebelumnya,” katanya.

Ia menyampaikan, pihaknya melakukan otopsi dengan mengambil sejumlah sampel dari Jenazah, tanah dimana korban dikuburkan.

“Sampel ini akan akan dibawa ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: