Wujud Sinergitas, Kapolda Banten dan Danrem 064/MY Kunjungi Lokasi Latsitarda ke-38

Kapolda Banten dan Danrem 064/MY bersama jajaran saat berfoto bersama para peserta Latsitarda ke-38 , di lokasi Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (28/4/2018) RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Guna menyakinkan berjalan baik sinergritasi antara TNI-Polri, pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan Latsitarda Nusantara ke-38 tahun 2018, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Komandan Korem (Danrem) 064 Maulana Yusuf Serang Kolonel Czi Budi Hariswanto beserta jajaran lainnya, melakukan kunjungan ke 4 lokasi yang menjadi tempat Latsitarda Nusantara ke-38.

Pertama Kapolda dan Dandrem bersama rombongan mengunjungi peserta Latsitardanus di Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Kedua mengunjungi peserta Latsitardanus di Kampung Ciayun, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang. Ketiga mengunjungi peserta Latsitardanus di Desa. Saninten, Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Terakhir mengunjungi peserta Latsitardanus di Ciraweang, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dan Dandrem meninjau kegiatan sasaran fisik pembangunan Irigasi, bedah rumah RTLH dan rumah ibadah, MCK, Pembangunan jalan perkampungan dan sarana olahraga masyarakat hasil gotong royong peserta Latsitardanus dan masyarakat.

Kapolda Banten bersama Danrem 064/MY dan para jajaran saat meninjau kegiatan sasaran fisik pembangunan Irigasi di Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon / RULIE SATRIA


Kemudian selain kegiatan fisik peserta melaksanakan kegiatan sasaran non-fisik memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba, miras dan seks bebas kepada masyarakat.

“Kita berharap kegiatan Latsitarda Nusantara ke-38 ini dapat berjalan baik dan para peserta Taruna bisa berbaur dengan masyarakat, serta dapat saling bertukar informasi sehingga masyarakat bisa memahami apa itu Taruna Akademi Polisi dan Akademi Militer,” kata Brigjen Listyo kepada wartawan, dilokasi Latsitardanus, Cilegon, Sabtu (28/4/2018).

Sementara itu, Kolonel Czi Budi Hariswanto mengatakan, di samping membantu pelaksanaan fisik fasilitas umum, para taruna juga dilatih memberikan penyuluhan mengenai kesehatan, narkoba, ceramah dan bela negara. Mereka juga memberikan informasi terkait dunia akademi taruna baik TNI, Polri, dan IPDN.

Kolonel Budi juga berpesan agar mengerjakan semua program Latsitarda Nusantara yang ada dilaksanakan di seluruh daerah di Banten dengan baik. Apalagi, program pengabdian ini merupakan ujian terakhir mereka sebelum menjadi perwira baik di TNI dan Polri.

“Ini juga melatih komunikasi kepada masyarakat secara langsung dari ilmu yang diperoleh,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan Latsitarda Nusantara ini merupakan program Latihan dari Akademi TNI (Taruna) dan Polri (Akpol) serta Praja IPDN dan Mahasiswa yang bertujuan memupuk rasa Persatuan dan Kesatuan antar Taruna, Mahasiswa, dan Masyarakat, juga secara Integrasi belajar hidup bermasyarakat, sehinga sebagai calon-calon Pemimpin bangsa masa depan dapat mempersiapkan diri secara mandiri dengan bekal pengalaman yang diperoleh dari masyarakat secara langsung.

bersama Danrem 064/MY dan para jajaran saat berfoto bersama anak sekolah warga Kampung Ciayun, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang / RULIE SATRIA


Dikutip dari IBC, keterangan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Djoko Andoko mengatakan, adapun wilayah Banten terpilih menjadi tempat pelaksanaan Latihan Integritasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) ke 38 tahun 2018, lantaran Provinsi Banten dinilai sangat strategis dari aspek pembangunan keamanan dan hukum.

Dalam penyelenggaraan Latsitarda ini diikuti oleh kekuatan personel sebanyak 1070 personel, yang terdiri dari taruna Akmil sebanyak 225 personel, Angkatan Laut 102, Angkatan Udara 119 Akpol 279, Praja IPDN 100 dan Mahasiswa sebanyak 102, mulai dari tanggal 12 April sampai 8 Mei 2018.

Dimana dari keseluruhan peserta terbagi kedalam empat satlat yakni satlat Macan di Kabupaten Lebak, Satlat Elang di Kabupaten Serang, satlat Hiu di Kita Cilegon dan Satlat Kijang di Kabupaten Pandeglang. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: