Kewalahan Tertibkan APK, Bawaslu Minta Bantuan Pemprov

Ketua Bawaslu Banten Didih M. Sudih, beserta jajaran menggelar konfrensi pers di Kantor Bawaslu, Rabu (25/4).

SERANG , BANPOS – Bawaslu menyampaikan permohonan bantuan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) untuk menertibkan alat peraga kampanye (APK) dari sejumlah parpol yang banyak bertebaran dipinggir. APK tersebut mulai dari spanduk, billboard, banner, bendera, stiker dan lain-lain.

Ketua Bawaslu Banten Didih M. Sudih, Rabu (25/4)mengatakan, pihaknya langsung meminta bantuan pemprov karena pihanyq tidak memiliki personel dan perangkat untuk membersihkan APK tersebut. Pembersihan tersebut, karena saat ini belum memasuki tahapan kampanye Pemilu 2019.

“Kami dan pemprov hanya akan membersihkan APK Pemilu 2019 dan Pilkada 2018 yang pemasangannya menyalahi aturan,” katanya.

Ia menjelaskan, APK yang akan ditertibkan itu juga notabenenya merusak etika dan estetika lingkungan. Sejalan juga dengan program Pemprov dan Pemkab / Pemkot untuk menciptakan kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Kita juga tidak enak kalau jalan-jalan di suatu wilayah banyak APK yang semrawut dan tak indah dipandang mata,” terangnya.

Saat disinggung apakah Bawaslu Banten akan memberikan sanksi yang tegas kepada parpol peserta Pemilu 2019 yang melakukan curi start kampanye dengan memasang APK di wilayah Banten, Didih mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan hasil investigasi yang dilakukan oleh Bawaslu kabupaten / kota.

“Kita tunggu saja rekomendasi dan laporannya seperti apa,” tukasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku tak keberatan diajak membersihkan APK Pemilu 2019 di wilayah Banten. Ia juga akan berkoordinasi dengan kabupaten / kota.

“Nanti akan saya perintahkan aparat Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja, red) untuk membersihkan APK, waktunya langsung dalam waktu dekat ini,” imbuhnya. (RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: