Di Kabupaten Serang, Minat Remaja Masuk Militer Masih Minim

Dandim 0602 Serang, Letkol Inf Czy Harry Praptomo setelah pembukaan Latsitardanus ke-38, di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Rabu (18/4/2018). Foto : Lukman hapidin / Banten Pos.

SERANG, BANPOS – Komandan Kodim (Dandim) 0602 Serang, Letkol Inf Czy Harry Praptomo mengatakan, minat masyatakat yang masuk ke akademi kemiliteran di Kabupaten Serang masih sangat minim.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan wilayah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, prosentase Banten dari segi peminat masuk ke akademi kemiliteran sangat sedikit, sehingga perlu ada sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Siapa tahu dengan adanya taruna berinteraksi langsung di sini, bisa tergerak hatinya. Namun perlu dicatat animo banyak perlu standar kelulusan yang harus terpenuhi,” kata Harry setelah pembukaan Latsitardanus ke-38, di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Rabu (18/4/2018).

Harry mengimbau kepada pemuda-pemudi Kabupaten Serang agar masuk akademi kemiliteran, IPDN, Akpol maupun TNI.

“Ini merupakan kesempatan besar bagi pemuda-pemudi di Kabupaten Serang, yang penting ada motivasi untuk mendaftar, kemudian lulus,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjelaskan, salah satu penyebab minimnya remaja yang masuk ke akademi kepolisian, lantaran para remaja di Kabupaten Serang belum tahu persis persyaratan masuk ke program tersebut.

“Karena sangat detil sekali, gigi harus bagus. Secara fisik kalau punya keinginan, dijaga  pada masa muda dan pastinya soal pendidikan untuk melihat kecerdasan,” terangnya, seraya berharap para pemuda/ pemudi bisa mempersiapkan persyaratan yang harus dipenuhi untuk masuk kepolisian maupun kemiliteran. (CR-02)

 

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: