MTQ XV Tingkat Banten Fokuskan Hasil Maksimal, Digelar Tanpa Pawai Ta’aruf

Ketua Umum LPTQ Banten Ranta Soeharta, dalam acara konferensi pers di Sekretariat LPTQ Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (13/4/2018).

SERANG, BANPOS – Jika sebelumnya pembukaan MTQ selalu menggelar pawai ta’aruf, untuk kali ini panitia memastikan kegiatan tahunan kali ini tidak menggelar pawai yang memobilisasi banyak massa itu.

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten XV siap digelar tanggal 16-19 April 2018 mendatang. Acara dipusatkan di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.

“Kita pusatkan di KP3B. Sebagaimana arahan Pak Gubernur (Wahidin Halim, red) ingin supaya masjid (Masjid Raya Albantani, red) lebih makmur,” kata Ketua Umum LPTQ Banten Ranta Soeharta, dalam acara konferensi pers di Sekretariat LPTQ Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (13/4/2018).

Alasan lain meniadakan pawai ta’aruf yakni karena banyak orang tertinggal waktu solat serta membuat kemacetan di tengah kota. “Kita ingin acara senyap namun hasilnya maksimal,” imbuh Ranta.

Kendati demikian, ia mengatakan akan menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk menghadiri acara pembukaan yang akan dimulai dengan khatam Quran, istigosah dan dilanjutkan dengan acara seremonial di Arena Utama Masjid Raya Albantani pada pukul 19.30 WIB.

“Kita juga akan minta Dinas Koperasi untuk menghadirkan pameran UMKM,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga berharap dari ajang MTQ XV ini, Banten bisa mengutus qori dan qoriah unggul untuk mengikuti perhelatan MTQ Nasional 2018 di Medan, Sumatera.

“Kita punya beban berat karena harus mempertahankan Juara Umum yang sebelumnya didapatkan dari NTB,” jelas pria yang juga Sekda Banten ini.

Ditempat yang sama, Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya menjelaskan MTQ XV tahun 2018 ini akan diikuti oleh 444 peserta yang terbagi dalam 8 cabang lomba dan 25 golongan.

“Seharusnya ada 462 peserta tapi hingga hari terakhir sisa 20 orang ini tidak mendaftar. Kota Cilegon 8 orang, Kabupaten Lebak 6 orang, Kota Serang 5 orang, Kota Tangerang 1 orang,” ujarnya. (CR-02)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: