Terjunkan Konsultan, Dispar Banten Matangkan Strategi Pasar Wisata Bahari

Dispar Provinsi Banten / LUKMAN

SERANG, BANPOS – Gerak cepat Dinas pariwisata Provinsi Banten dalam meningkatkan potensi wisata bahari tengah dimatangkan melalui strategi identifikasi segmen pasar wisatawan dengan melibatkan konsultan kepariwisataan.

Pada hal ini, konsultan akan diterjunkan langsung untuk mengkaji, mendata dan menyusun target pasar yang akan meningkatkan daya tarik wisata bahari di Banten.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, keindahan bahari yang dimiliki Banten memiliki ragam potensi yang siap dikembangkan kembali.

Dengan pendekatan langsung ke lapangan, konsultan dapat memahami kebutuhan wisatawan sekaligus melakukan riset dari jumlah kunjungan setiap tahunnya sehingga dapat menjadi evaluasi yang membangun melalui strategi-strategi pemasaran yang yang akan dilakukan kedepannya.

“Upaya ini menjadi bahan kajian untuk meningkatkan target pasar wisata bahari di Banten. Pembahasan ini akan menemukan titik terang terkait kelebihan dan kekurangan wisata bahari yang kita miliki dan bagaimana cara mengatasi sertra membangunnya,” katanya pada kegiatan Presentasi Laporan Pendahuluan Identifikasi Segmen Pasar Wisata Bahari Provinsi Banten di Auditorium Dispar Banten, KP3B, Rabu (11/4/2018).

Dijelaskan Eneng, wisata alam yang didalamnya termasuk wisata pantai, pulau dan gunung saat ini memang sudah menjadi destinasi unggulan yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara dengan potensi dan ragam atraksinya, oleh karenanya sangat penting bagi pemerintah dan stakeholder untuk membuat formulasi atau strategi baru untuk mengembangkannya.

“Kajian segmen bahari ini bisa menunjang terwujudnya wisata bahari yang layak kunjung melalui penataan destinasi, retribusi yang sesuai, standarisasi makanan dan kesadaran tentang sapta pesona. Konsultan yang akan turun ke lapangan kita harapkan bisa menentukan perumusan strategi pasar bahari yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Ahli Pariwisata PT. Ardiana Dwi Yasa Consultan Cathelya Y.H Silaen mengatakan, Banten memiliki daya tarik bahari yang sangat tinggi sehingga dapat dikembangkan dengan baik dan perlunya strategi pemasaran yang tepat.
Pihaknya akan melakukan identifikasi destinasi wisata bahari di Provinsi Banten yang bertujuan untuk mengarahkan pemasaran pada segmen yang dipilih atas dasar kebutuhan dan karakteristik yang dimiliki oleh masing-masing wilayah bahari.

“Pasar ini bersifat heterogen, sedangkan fokus pemasaran adalah untuk memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan konsumen sehingga akan memiliki dampak positif terhadap perkembangan kegiatan kepariwisataan yang berada di kawasan destinasi seperti penentuan potensi penjualan dan profit dari produk wisata yang akan dijual,” katanya.

Seperti diketahui, Banten memiliki wilayah yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di Tanjung Lesung yang menjadi prioritas nasional yang kedepannya akan berkembang pesat dalam menarik kunjungan wisatawan ke Banten.

“Ini menjadi potensi besar bagi kita untuk meningkatkan potensi bahari di Banten melalui kawasan yang menjadi prioritas sehingga dapat memiliki dampak yang baik terhadap kunjungan wisatawan berkunjung ke destinasi lainnya di Banten,” ungkap Cathelya.

Kegiatan presentasi identifikasi segmen pasar wisata bahari yang dibawakan oleh PT. Ardiana Dwi Yasa Consultan tersebut dihadiri oleh Kabid dan Kasie Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Dinas Pariwisata kabupaten/kota, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Badan Pusat Statistik Provinsi Banten dan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Banten. (CR-02)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: