BI Perluas Penyebaran Rupiah Layak Edar

 

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Rahmat Hernowo saat peresmian Pilot Project “BI Jangkau” di Bayah, Lebak Banten, Rabu (4/4). (LUKMAN HAPIDIN / BANTEN POS)

SERANG, BANPOS – Bersinergi dengan BRI dan BJB, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten meluncurkan Pilot Project BI Jangkau di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak bekerjasama  pada 4 April 2018 dan Kecamatan Cibaliung pada 5 April 2018. BI Jangkau ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan distribusi uang dan layanan kas BI sampai ke area kecamatan.

Pada peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Andik Eko Putro, Pimpinan Wilayah BRI 3 dan Denny Mulyadi CEO BJB Regional IV serta pimpinan daerah setempat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Rahmat Hernowo mengatakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten  meluncurkan pilot project. “BI Jangkau” ini bertujuan meningkatkan perluasan jangkauan distribusi uang dan layanan kas BI sampai ke area Kecamatan sehingga diharapkan uang dengan kualitas baik dapat dirasakan hingga ke Kecamatan di daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Terpencil) sekalipun,” ungkap Wowo.

Sebelumnya, dalam penetapan  lokasi pilot project ini KPw BI Provinsi Banten telah melakukan survey ke beberapa kecamatan. Berdasarkan aspek lokasi,  kondisi uang dan perekonomian, Bayah dan Cibaliung terpilih menjadi wilayah pilot project.

BRI dan BJB menyatakan siap mendukung program BI Jangkau ini dengan seluruh jaringan yg dimiliki.

Bank Indonesia mengharapkan program ini dapat mempercepat distribusi uang layak edar dan menyerap  uang tidak layak edar sehingga uang yang beredar di masyarakat kondisinya baik.  Di samping itu,  diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan uang kecil di masyarakat.

Lebih lanjut ia mengatakan Peresmian pilot project secara nasional telah dilakukan pada pertengahan 2017 lalu di salah satu daerah terluar Indonesia, yaitu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain, Atambua, Provinsi NTT.

“Pilot project BI Jangkau tahun 2017 dilakukan di delapan provinsi yang memiliki daerah 3T yaitu Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua.  Tahun 2018 ini merupakan perluasan dari tahun lalu, dan Provinsi Banten merupakan salah satu yang menjadi pilot project,” paparnya. (CR-02)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: