FIKOM UBL Perkenalkan Prodi Baru Lewat Lomba Foto

JAKARTA, BANPOS – Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar “Seminar Nasional Lomba Foto dan Vlog” di Museum Nasional Indonesia, Jakarta (3/4). Acara ini merupakan bagian dari perayaan dies natalis Universitas Budi Luhur sekaligus memperkenalkan prodi terbarunya, yakni Digital Media dan Komunikasi Pariwisata.

Bintarto Wicaksono, Head of Communication Science Program UBL menyampaikan,” dihadirkannya dua prodi baru tersebut untuk menjawab kebutuhan dari para calon mahasiswa. “Selain itu, tren pariwisata atau destinasi wisata juga sangat tinggi, mengingat pemerintah juga tengah menggenjot pariwisata di Indonesia.

Hal itu tentu saja berdampak pada dibutuhkannya para profesional yang bergerak di industri tersebut, terutama profesional yang memiliki kemampuan komunikasi untuk melakukan branding, marketing, serta merancang konten kreatif untuk setiap destinasi wisata,” paparnya.

Sementara itu, menurut Ketua Tim Pengembangan Komunikasi Pariwisata Universitas Budi Luhur Doddy Wihardi, pihaknya lebih fokus ke pengembangan wisata sejarah dan wisata budaya dalam pengambilan angel foto.

“Kami fokus di wisata sejarah dan wisata budaya sebagai tema dari lomba foto dan vlog kali ini. Seminar Nasional Lomba Foto dan Vlog ini juga dalam rangkaian HUT ke-39 Universitas Budi Luhur dan Museum Nasional yang menyambut HUT ke 240,” ujarnya.

Kegiatan ini, tambah Doddy merupakan bentuk kontribusi kalangan kampus bagi pengembangan wisata Indonesia khususnya wisata sejarah dan wisata budaya.

“Dalam seminar ini ada masukan untuk pengembangan yang lebih baik terhadap wisata sejarah dan wisata budaya,” tambahnya.

Di pihak lain, menurut dosen dan pakar pariwisata Denik Iswardani Witarti promosi pariwisata saat ini lebih banyak ke arah medsos. “Generasi milenial akan menjadi sasaran bagi promosi pariwisata ini. Dengan demikian, pariwisata mudah dilakukan,” ungkap Denik.

Ia menilai, kita memiliki modal pariwisata yang sangat banyak bisa dijual. “Sayangnya, branding, image dan cara mengkomunikasikan mungkin yang belum kena. Karena itu, dengan lebih banyak memakai saluran komunikasi yang lebih interaktif seperti medsos, mungkin akan lebih kena promosinya,” imbuhnya.

Dengan adanya Prodi Komunikasi Pariwisata, ia berharap Universitas Budi Luhur mampu mencetak lulusan yang mampu memberikan edukasi ke masyarakat serta menjalin kemitraan dengan stake holder untuk mengembangkan pariwisata kita.(AMN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: