Laka Kerja Blast Furnace KS Makan Korban 8 Pekerja

Salahsatu bagian tempat kejadian kecelakaan kerja PT. KS (FOTO ISTIMEWA)

CILEGON, BANPOS – Kecelakaan kerja kembali terjadi di Kota Cilegon. Kali ini kecelakaan kerja terjadi di salah satu Conveyor yang ada di area Blast Furnace PT. Krakatau Steel, Kota Cilegon. Diduga, kecelakaan kerja itu terjadi karena besi penopang (deck beam) conveyor BIN Transfer Station F. 1, roboh dan menimpa 8 pekerja yang menjadi korban.

Informasi yang dihimpun BANPOS, Kejadian terjadi pada pukul 16.25 Wib, Senin, 26 Maret 2018. Sebelum kejadian, terdapat 8 pekerja yang sedang melakukan perbaikan terhadap konstruksi Deck Beam disalah satu conveyor di Area Blast Furnace (BF).

Saat bersamaan juga, biji besi dikirimkan dari Pelabuhan PT. Krakatau Bandar Samudera (PT. KBS) melalui Jalur material eks sinter plant dan coke oven plant ke BF.

Kuat dugaan ketika tengah melakukan perbaikan bersamaan dengan pengiriman material, conveyor BIN Transfer Station F. 1 tidak kuat menopang beban biji besi yang didistribusikan sehingga membuat besi penopang roboh.

Dalam insiden itu, 8 pekerja diketahui menjadi korban laka kerja yaitu Bahrul Ulum (19), warga Lingkungan Deringo, Sofiuloh (28), Warga Ciruas, Juliandara (25), warga Kecamatan Petir, Abdul Aziz (23), Warga Batu Banten, Suprani (24) Warga Warung Gunung Lebak, Reza Pariski (21), Warga Cilegon, Mr. She Xin Ya (WNA Cina), (49), Warga Serang dan satu pekerja lainnya.

Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso yang dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian itu. Kasus tersebut tengah didalami pihaknya dalam penyelidikan.

“kasus itu saat ini tengah dalam penyelidikan kami. Dan saat ini didalami oleh satreskrim, ” Ungkapnya, Selasa (27/3).

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kooridnator Pengawas Wilayah 1 Serang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, Rully Riatno. Atas kejadian itu, pihaknya akan menginvestigasi langsung ke lokasi kejadian, hari ini.

“tim akan turun kelokasi besok (hari ini, red) untuk investigasi,” paparnya. Sementara itu, Senior Vice President Corporate Secretary PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Suriadi Arif tidak menampik adanya peristiwa itu. 8 pekerja yang menjadi korban, telah ditangani di Rumah Sakit Krakatau Medika.

“Kejadian ini mengakibatkan 8 orang pekerja mengalami luka-luka ringan, dan setelah ditsngani IGD RS Krakatau Medika, para korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing” Tuturnya.

Hingga saat ini, Lanjut Suriadi, pihaknya masih menginvestigasi kejadian itu diinternal KS. Penyebab kejadian laka kerja itu, masih didalami. “itu sedang didalami,” ungkapnya singkat. (NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: