Ratusan Personil Gabungan Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cibanten

Alat berat diturunkan untuk membersihkan Sungai Cibanten.

SERANG, BANPOS – Ratusan personil gabungan dari Pemkot Serang, Koramil Kasemen, Kepolisian dan Balai Besar berbondong-bondong melakukan pembersihan sungai Cibanten yang berada Lingkungan Kroya Lama, Kelurahan Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (6/3).

Kepala Dinas PUPR Kota Serang, M Ridwan mengungkapkan permasalahan sampah yang sudah sangat mengganggu sehingga dapat menimbulkan banjir, maka dari itu bersama muspika pihaknya melakukan pembersihan supaya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Potensi banjir ada, tapi sedini mungkin kita menanggulangi dengan pembersihan hambatan-hambatan yang mengganggu di sungai ini,” katanya.

Sementara itu, pihaknya fokus di Kelurahan Kroya terlebih dahulu karena yang titik ini yang paling berat, pihaknya juga akan bergerak kemuara. “Ada juga yang melakukan pembersihan kearah sana,” lanjutnya.

Untuk saat ini, kata Ridwan, pembersihan sampah sudah mendapatkan sekitar empat mobil dan baru dilakukan pembersihan.

“Di sekitaran ini kami sudah mengangkat sampah empat mobil. Perencanaan sudah jauh-jauh hari, tapi kita juga harus memiliki persiapan dari sisi teknis, kita juga berkoordinasi tentang alat karena memang pernah kita melakukan dengan manual tapi tidak optimal meskipun kita turunkan puluhan orang itupun tidak maksimal akhirnya kita berkesimpulan menggunakan alat, untuk itu kita perlu berkoordinasi dengan seluruh muspika dan danramil bisa semuanya sip di lapangan,” katanya.

Langkah kedepan, pihaknya akan membuat TPS di sekitaran Banten, namun kata Ridwan, pihaknya mendapat kesulitan untuk pembuatan TPS karena, pemilik rumah yang akan ditempatkannya tidak mau.

“Berharap kita nanti bisa membuat TPS di sekitar Banten (Lama). Namun masalahnya, rumah dekat TPS itu tidak mau. Kita akan mencari lokasi yang mudah diakses kendaraan dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan,” katanya

Di tempat sama, Danramil Kasemen, Kota Serang, Kapten (inf) Wistara Jaya menambahkan untuk alat berat yang diturunkan menggunakan alat dari TNI dan Polri. Lantaran, penumpukan sampah telah terjadi selama berbulan-bulan lamanya tidak akan mampu dengan cepat mengangkat sampah dari sungai.

“Kalau hanya manual tentu lama, kita menggunakan (alat berat dari) balai (PU) dari provinsi sini. Kita gimana caranya air mengalir, tidak terhambat, jangan sampai mandek lagi disini. Jangan sampai besok air kering, mandek lagi,” tambahnya.(CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: