Lomba Renang dan Dayung Selat Sunda 2018, Kopda Marinir Budi Finish Pertama di Merak

CILEGON, BANPOS – Masyarakat tampak tak sabar menanti siapa perenang yang menjadi yang pertama mendarat di Pantai Tanjung Sekong Merak, Cilegon pada Lomba renang selat sunda dan Dayung 2018. Dia adalah Kopda Marinir Budi yang tiba di garis finish sekitar pukul 07.WIB. Anggota Marinir dari Satuan Batalyon Intai Ampibi 2 Marinir ini mengarungi Selat Sunda dari Pelabuhan PT. Bandar Bakau Jaya, Bakauheni menuju Merak dengan jarak tempuh sekitar 9 jam 30 menit.

Dalam kesempatan wawancara singkat di Pantai Tanjung Sekong, Pria kelahiran 1984 asal Wonosobo ini mengaku tidak percaya dapat memenangkan juara pertama dalam lomba renang di selat sunda. Ia pun tak dapat meluapkan kegembiraannya berhasil sampai garis finish mengarungi selat dengan jarak sejauh 39 kilometer.

“Hampir saya tidak percaya kalau finish pertama, saya tidak percaya. Tapi alhamdulilah saya senang sekali,” ungkapnya, Sabtu (3/3).

Dalam pengalamannya mengarungi event renang selat sunda 2018, kata Budi, tantangan terberat adalah ketika menghadapi hambatan binatang laut. Arus laut yang kuat, papar pria yang memulai pengabdian di marinir tahun 2004 itu, juga menjadi tantangan berat saat melintasi keganasan perairan di Lampung dan Banten.

“Rintangan yang terberat, itu adalah hewan dan malam. Sepanjang di bakauheni, ubur-ubur dan disini, benang laut. Kalau gelombang sangat menantang juga. Gelombang tidak terlalu besar, tetapi kalau arus lumayan. Kalau ikan tidak ada,” tandasnya.

Untuk menjadi juara, kata Budi, Iapun harus berlatih selama 6 bulan untuk mempersiapkan diri. Berbagai latihan, kata Budi, dilakukan mulai dari latihan di kolam renang dan perairan di Ancol.

“Persiapan waktu dulu saya latihan, saya menempuh 9-10 jam. Itu hanya sekitar 6 bulan. Dari awal kita latihan mulai perhitungan dengan jarak 10 kilometer, berlanjut dengan 3 jam, 5 jam, 7 jam, lalu naik,” ungkapnya.(NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: