KMP Suki 2 Tubruk Sidetream Dermaga I

Side Tream atau Jembatan Samping yang ada di Dermaga I, Pelabuhan Merak tidak dapat dioperasi paska ditubruk oleh KMP Suki 2, Cilegon, Rabu (21/2) // RONALD SIAGIAN/BANPOS

PULOMERAK, BANPOS – KMP Suki 2 menubruk Sidetream Dermaga I, Pelabuhan Merak, Cilegon. Akibatnya, jembatan samping untuk kendaraan penumpang itu mengalami rusak parah dan tidak dapat dioperasikan.

Informasi yang dihimpun BANPOS, Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 wib, selasa, dua hari lalu. Saat itu, KMP Suki yang telah selesai memproses bongkar muat penumpang dan hendak akan keluar dari Dermaga I.

Namun, ketika kapal keluar melakukan olah gerak, haluan kapal sebelah kanan menubruk sidetream. Akibatnya, jembatan pada sidetream mengalami kerusakan parah. Tidak itu saja, sistem hidrolik juga tidak dapat lagi dioperasikan karena posisi lidah jembatan rusak.

Manajer Usaha Pelabuhan PT. ASDP Cabang Merak, Rudy Mahmudi yang dikonfirmasi membenarkan adanya fasilitas ASDP yang mengalami kerusakan karena insiden tersebut.

“Kapal Suki 2 saat itu melakukan olah gerak keluar, haluan nyenggol sidetream dermaga 1,” Pungkasnya, Rabu (21/2).

Dari keterangan pihak perusahaan pelayaran yang mengelola KMP Suki, PT. Bukit Merapin Nusantara Line, Sambung Rudy, hal itu terjadi karena cuaca. Namun menurutnya hal itu diduga terjadi karena ketidakcakapan nakoda kapal saat melakukan olah gerak.

“Informasi yang saya dapat kondisi saat itu angin kencang, itu pengakuan dari Kepala Cabangnya. Tapi, saat kita cek kendala cuaca normal,” Tuturnya.

Akibat kejadian itu, kata Rudy, Sidetream tidak dapat dioperasikan untuk sementara waktu di Dermaga I. Setelah melakukan koordinasi, sambungnya, Merapin bersedia untuk memperbaiki secara penuh.

“Untuk estimasi pengerjaan perbaikan dilakukan kurang lebih membutuhkan waktu 1 bulan. Kami sudah kita sudah klarifikasi ke PT. Merapin, beliau menyanggupi memperbaiki penuh dan mulai perbaiki hari jumat ini,’ Tandasnya.

Sementara itu, Manajer Teknik PT. ASDP Merql, Jamaluddin mengestimasi biaya kerugian yang tercatat pihaknya akibat insiden itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Karena, sambungnya, kerusakan tergolong kerusakan berat.

“Kalau diestimasi biaya akibat inisen itu, itu bisa mencapai ratusan juta rupiah,” Tandasnya.

Sementara itu Kepala Cabang PT. Bukit Merapin Nusantara Line, Andi Kurniawan mengatakan bahwa pihak akan bertanggungjawab penuh atas kerusakan pada insiden itum seluruh biaya perbaikan akan ditanggung dan prosesnya dipercepat.

“Yang namanya musibah, kita akan bertanggingjawab penuh atas kejadian itu. Secepatnya akan kita perbaiki,” Tuturnya. (NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: