PPP Buka Kesempatan Caleg 60:40 Dengan Non Kader

Ketua DPW PPP Banten, Agus Setiyawan ketika ditemui dikantornya. (20/1). //Herlin Saputra/Banpos

SERANG, BANPOS – Akan berlangsungnya pileg dan pilpres pada 2019 mendatang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten sudah mempersiapkan kandidat terbaiknya, baik dari kader maupun non kader.

Ketua DPW PPP Banten, Agus Setiyawan mengatakan, bahwa pihaknya sudah membuka pendaftaran caleg sejak Senin (19/2) kemarin, hingga akhir bulan ini untuk pendaftaran non kader. Namun, Agus mengungkapkan untuk tahun ini peluangnya sama dengan kader 60:40 persen.

“Kita berikan kuota 40 persen untuk ekternal kader. Kalau dulu kan propersinya masih rendah, kalau sekarang alhamdulilah semakin tinggi itulah prinsif yang ingin disampaikan kemasyarakat luas,” kata Agus kepada awak media ketika ditemui dikantor DPW PPP Banten, Selasa (20/2).

Target sendiri, kata Agus, untuk DPR RI PPP semua dapil sudah penuh, maka semuanya itu harus dipertahankan. “Tiga kursi untuk dapil Provinsi Banten dan untuk delapan Kabupaten/Kota hanya dua wilayah yang belum terisi yakni, Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon,” ungkapnya.

Sehingga untuk pemilu 2019 PPP menargetkan sepuluh kursi sesuai dengan nomor urut partai. Sedangkan untuk kabupaten/kota lainnya didelapan daerah minimal terisi semua tiap dapilnya. “Contoh untuk wilayah kota serang, kan ada enam kecamatan. Masing-masing kecamatan itu harus semua terisi,” ucapnya.

Pihaknya juga menargetkan untuk pemilu tahun ini didaerah Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon ditargetkan terisi. “Dua wilayah itu kami targetkan masuk,” katanya.

Agus pun mengungkapkan untuk calonnya sendiri sudah mulai disusun untuk semua wilayah, karena ketentuan rata-rata adalah minimal tiga calon dan maksimal sepuluh calon.

“Ekternal sudah banyak yang merapat, semalam saja saya menerima ada lima orang dari beberapa pimpinan ponpes, yang alhamdulilah ingin meluaskan amalnya tidak hanya didunia pesantren tapi langsung kemasyarakat,” paparnya

Pihaknya juga belum mengetahui total keseluruhan yang sudah mendaftar karena konsolidasi yang sudah daftar akan dihitung pada akhir bulan ini. “Akhir bulan ini kita sudah mulai membaca masing-masing zonanya, bahkan di Kecamatan Cipocokjaya saja sudah ada 15 orang yang mendaftar. Yang paling banyak ditingkat kabupaten kota. Kalau provinsi karena hampir semua punya incumbent yah masih standar,” katanya.

Untuk persyaratan masih sama dengan yang dahulu, seperti ijazah SMA, KTP dan sebagainya tidak terlalu sulit. Ia pun mengungkapkan untuk menambah target kursi di provinsi sangat berat, namun pihaknya hanya mempertahankan yang tiga kursi saja.

“Kalau pun terbuka lebih dari tiga. Empat misalnya kita berharap di Tangerang Raya, itupun kalau bisa menempatkan lima kader dengan kekuatan rata, kalau kader satu sampai lima itu bisa diangka 50 ribu suara untuk masing-masing, itu bisa saja. Kalau dari delapan daerah yang banyak kursi adalah Tangerang Raya, karena penduduknya capai 3 jutaan penduduknya,” ucapnya

Diketahui, untuk persyaratan pendaftaran calon tidak jauh berbeda dengan pendaftaran yang sebelumnya. Seperti ijazah minimal SMA, KTP dan yang lainnya. Untuk biaya pendaftarannya pun tidak dipungut biaya baik internal maupun ekternal.
“Gratis, kalau pun ada biaya itu biaya pribadinya sendiri. Jika ditemukan ada yang memungut biaya, laporkan langsung ke DPW,” tandasnya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: