Pimpin Apel Peringatan Bulan K3, Gubernur Anggap Kota Serang Nggak Pantas Macet

Gubernur Banten, Wahidin Halim memimpin Apel Bulan K3 di halaman Masjid Raya Al BAntani, Senin (20/2/2018).

GUBERNUR Banten Wahidin Halim memimpin Apel peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan tema melalui budaya keselamatan kerja dan kesehatan kerja mendorong terbentuknya bangsa yang berkarakter, serta peringatan Hari Kesadaran Nasional Tahun 2018 di halaman Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (19/2/2018).

Dalam amanatnya, Gubernur turut mengkritisi kondisi ibukota Provinsi Banten atau Kota Serang yang belakangan ini seringkali macet dan banyak jalan yang berlubang hingga membahayakan masyarakat.

“Kota Serang itu nggak pantas macet, ketika macet harusnya Dinas Perhubungan langsung tangani. Pada saat jam-jam macet, harusnya Dishub hadir disitu, panggil Dishub kotanya, kalau perlu tongkrongin kerjanya,” tegas Gubernur

Menurut Gubernur, semestinya petugas Dishub ditempatkan pada setiap sudut-sudut dan waktu yang rawan kemacetan yang ada di Kota Serang. Namun, jika persoalan kemacetan disebabkan jalan-jalan yang rusak dan berlubang, Ia meminta pemerintah daerah terkait segera bertindak. Termasuk apabila persoalannya terkait kewenangan jalan, maka diharapkandapat langsung berkoordinasi dengan instansi yang berwenangnya.

“Saya sudah minta selama 7 bulan. Jalan-jalan berlubang masih banyak, itu tidak pantas. Saya bilang surati Menteri-nya, saya sudah surati Pak Presiden. Harusnya kan peka jalan kota seperti ini. Kita sudah kasih bantuan keuangan, ya silahkan pergunakan dengan sebaik-baiknya. Makanya harus kita awasi penggunaan bantuan keuangan itu, supaya tepat sasaran,” terang Gubernur.

Selain itu, lanjut Gubernur, penyebab kemacetan lainnya adalah adanya masyarakat yang meminta bantuan untuk pembangunan masjid di tengah jalan dalam kurun waktu yang sangat lama. Pengumpulan dana sumbangan sebenarnya diperbolehkan, asalkan teratur, batas waktunya jelas dan yang pasti tidak menghambat orang lain untuk melintas.

Beberapa orang peserta upacara Bulan K3 mensimulasikan cara mengatasi kecelakaan kerja di hadapan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

“Kalau perlu yang minta buat bangun masjid itu, kita yang bangun, karena ini sudah lama. Boleh mengumpulkan tapi ada batas waktunya harus ada izin dari Pemerintah, karena menghambat jalan itu dosa. Agama itu harus dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari, ada toleransi, kita harus toleransi juga pada masyarakat yang ingin melalui jalan itu. Apalagi kalau ada ambulance,” tuturnya

Gubernur menambahkan, menjaga ketertiban masyarakat sangat penting dilakukan dan menjadi tanggungjawab pemerintah. Termasuk menertibkan bangunan-bangunan liar di pinggir jalan, tiang-tiang yang roboh dan lain sebagainya. (ADV)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: