Gedung DPRD Kota Cilegon Kembali Terdendam Banjir, Aktivitas Lumpuh

Sejumlah pegawai DPRD Kota Cilegon tengah membersihkan ruangan Komisi di DPRD Kota Cilegon setelah terendam banjir akibat hujan lebat di Kota Baja tersebut. [Elfrida Uly Artha/BantenPos]

 

 

 

CILEGON, BANPOS – Gedung DPRD Kota Cilegon kembali terendam banjir. Di mana sebelumnya, gedung wakil rakyat ini pernah terendam banjir pada Sabtu (10/2/2018) lalu.

Banjir yang terjadi di gedung DPRD ini akibat akses pembuangan air yang mengecil sehingga tidak bisa menampung debit air yang cukup tinggi karena intensitas curah hujan yang tinggi di Kota Cilegon beberapa waktu terakhir ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS, terendamnya banjir yang terjadi di gedung rakyat ini terjadi pada malam hari. Bahkan, pompa penyedot air di dalam gedung DPRD ini dianggap kurang efektif.

Kabag Keuangan Setwan DPRD Kota Cilegon Upu Tri Puspa mengaku dengan kejadian ini aktivitas kantor lumpuh. Pasalnya, semua dokumen dan komputer di dalam ruangan komisi 1,2 dan 3 terendam air.

“Iyah lah enggak bisa kerja. Semua dokumen dan komputer terendam air. Belum lagi, pompa penyedot air hanya 1 yang ada. Ini pak Sekwan (Didi, red) sebenarnya ada enggak sih untuk biaya pemeliharaan gedung? Kok diam-diam aja sih? Enggak lihat apa kondisi sekarang jadi lumpuh gak bisa kerja?,” kata Upu kepada BANPOS,” Senin (19/2/2018)

Upu juga mempertanyakan, rasa keperdulian dari Ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman Umar untuk bisa melakukan efaluasi terhadap anggaran pemeliharaan tersebut.

“Pak ketua dewan coba sih lihat ada gak anggaran untuk pemeliharaan gedung ini? Kalau terus-terusan begini bagaimana bisa kerja semua staf di dalam komisi?,” ujarnya.

Menurut Upu, genangan air hingga mencapai setinggi mata kaki dan betis orang dewasa. Selain itu juga air nampak masuk mengenai berkas-berkas yang ada di dalam kantor tersebut.

“Diperkirakan air sampai semata kaki. Dengan kejadian ini, saya meminta semua staf di komisi untuk kerja bakti dalam membersihkan ruangan agar bisa kembali bekerja seperti biasanya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kota Cilegon Didi, belum bisa ditemui oleh wartawan di ruang kerjanya. (EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: