Laporan Awal Dana Kampanye Pilwalkot Serang 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang telah menerima laporan awal dana kampanye dari tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang periode 2018-2023.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman www.kpu-serangkota.go.id, pasangan calon nomor urut satu, Vera-Nurhasan mempunyai dana awal kampanye paling besar, yaitu Rp100 juta, kemudian disusul oleh Paslon Syafrudin-Subadri sebanyak Rp76 juta dan paling sedikit adalah Paslon Samsul-Rohman sebanyak Rp1 juta.

Dalam laporan tersebut menyebutkan, dana awal kampanye paslon Vera-Nurhasan, berasal dari dana pribadi yang disimpan di nomor rekening Bank Jabar Banten yang dibuka pada tanggal 9 Februari 2018.

Sedangkan paslon nomor 2, yang berasal dari perseorangan, Samsul Hidayat-Rohman mencantumkan laporan dana awal kampanye sebesar Rp1 juta. Dana itu berasal dari pribadi paslon dan disimpan di Tabungan Bisnis Mandiri yang dibuka pada tanggal 4 Januari 2018.

Sementara untuk laporan awal dana kampanye dari Paslon nomor urut tiga, Syafrudin-Subadri Usuludin disebutkan Rp76 juta. Dana itu berasal dari pasangan calon Rp1 juta dan sumbangan pihak lain perseorangan sebesar Rp75 juta yang disimpan di rekening BJB tertanggal 8 Februari 2018.

Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin mengatakan, pengumuman laporan awal dana kampanye paslon tersebut merupakan pelaksanaan Peraturan KPU nomor 5 tahun 2017 tentang dana kampanye yang telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 2 tahun 2018.

“Semuanya sudah menyerahkan laporan awal dana kampanye dan sudah kita batasi untuk dana kampanye masing-masing tim kurang lebih maksimal 16 Milyar, baik untuk pemasukan dan pengeluaran selama kebutuhan kampanye,” kata Heri, Kamis (15/2/2018).

Heri menjelaskan, dalam Peraturan KPU tersebut dijelaskan, setiap orang dan badan atau lembaga, behak menyumbang dana untuk kepentingan kampanye kepada masing-masing Paslon.

“Untuk perorangan maksimal Rp7 juta dan untuk badan atau lembaga, maksimal Rp750 juta, setelah tahapan kampanye selesai, nanti akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP-red)” pungkasnya. (ADV).

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: