Duh di Pelabuhan Merak, Bayi Jatuh dari Tangga Kapal

Petugas tengah memberikan pertolongan pertama kepada bayi yanh terjatuh di Kapal Jatra II, Jumat (16/2/2018). Elfrida Ully Artha/Banten Pos

MERAK, BANPOS – Seorang bayi berumur 4 tahun terjatuh sebanyak 8 anak tangga di sebuah kapal KMP Jatra II dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada pukul 11.30 WIB.

Bayi tersebut jatuh hingga anak tanggak ke delapan saat kapal hendak sandar ke Pelabuhan Merak. Dengan kejadian ini sampai mengejutkan penumpang lain yang berada di dalam kapal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS, diduga peristiwa tersebut terjadi lantaran orang tua bayi karena teledor tidak mengawasi bayi tersebut saat berada di dalam kapal. Karena sang orang tua bayi tersebut tidur.

Seorang saksi Asep mengatakan jika kedua orang tua sang bayi teledor tidak mengawasi sang anak saat beraktivitas di dalam kapal.

“Enggak tau tuh orang tuanya teledor banget. Masa anaknya main gak dilihatin. Kejadian ini langsung mengemparkan para penumpang di dalam kapal,” kata Asep kepada BANPOS,” Jumat (16/2/2018)

Asep menceritakan, jika bayi ini jatuh di 8 anak tangga yang membuat bayi tersebut mengalami bocor di kepalanya dan langsung pingsan.

“Jatuhnya sampai 8 anak tangga. Kepalanya bocor lalu pingsan. Dengan kejadian ini, bayi langsung dilarikan ke klinik untuk mendapatkan penanganan dari para medis,” beber Asep.

Salah satu sekuriti kapal KMP Jatra II Septrinapit mengungkapkan, jika kejadian ini mengejutkan para penumpang lain untuk membantu bayi tersebut.

“Iyah penumpang lain sontak terkejut melihat kejadian ini. Bayi jatuh sebanyak 8 anak tangga saat bermain-main di sekitar anak tangga dalam kapal. Bayi itu jatuh saat bermain-main dan mengakibatkan kepalanya bocor dan pingsan. Dengan kejadian ini, kami langsung memberikan pertolongan pertama sebelum dilarikan ke klinik terdekat,” ujar Septrinapit.

Ia menghimbau agar orang tua tetap mengawasi, menjaga dan memperhatikan anak saat berada di dalam kapal. Ia juga meminta agar kejadian tidak terulang kembali. (EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: