Habiskan Malam Valentine di Kamar Hotel, Lima Pasangan ABG Terjaring Razia

Sebanyak lima pasangan ABG yang bukan suami isteri terjaring razia yustisi oleh Satpol PP Kota Cilegon.

CILEGON, BANPOS – Menghabiskan malam Valentine di kamar hotel, sebanyak lima pasangan anak baru gede (ABG) terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan petugas gabungan Pemkot Cilegon ke sejumlah penginapan dan hotel di Kota Cilegon.

Satu per satu kamar diketuk pintunya oleh petugas dan diperiksa. Petugas juga melakukan pemeriksaan identitas diri atau kartu tanda penduduk bagi penghuni hotel yang menginap.

Dari pemeriksaan kartu tanda penduduk, petugas menemukan pasangan bukan suami istri yang sedang ‘asyik’ di kamar hotel untuk menghabiskan malam Valantine.

Lima pasangan mesum berhasil diamankan petugas didalam kamar bedeng yang berlokasi di Kampung Sukajadi, Kelurahaan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon.

Lima pasangan mesum yang ditemukan oleh petugas ini langsung di bawa untuk di data oleh petugas di Kecamatan Pulomerak dan langsung dilakukan pembinaan. Selain menemukan pasangan mesum, petugas juga mendapati ada 44 orang warga diluar Kota Cilegon yang tidak memiliki indentitas domisili di Kota Cilegon.

Kasie Penegakkan Perundang Undangan Satpol PP Kota Cilegon Chaerul Hasan mengatakan, razia yang dilakukan kali ini untuk menyisir keberadaan wanita malam dan warga yang tidak memiliki indentitas domisili Kota Cilegon. Alhasil pihaknya menemukan banyak pasangan mesum di sebuah bedeng dan warga yang tidak memiliki indentitas domisili Kota Cilegon.

“Hasilnya razia yustisi kali ini kita berhasil menemukan 5 pasangan mesum dan 44 warga luar Cilegon yang tidak memiliki indentitas domisili Kota Cilegon. Semua pasangan mesum dan warga yang tidak memiliki identitas Cilegon langsung kita bawa untuk didata dan dibina di Kecamatan Pulomerak,” kata Chaerul kepada BANPOS,” Kamis (15/2/2018)

Ia mengaku, daerah merupakan daerah transit yang banyak dimukim banyak pasangan mesum dan warga tak memiliki indentitas Cilegon. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan razia untuk menertibkan kawasan yustisi di Kota Cilegon.

“Cukup banyak banget di wilayah Merak itu cewek-cewek yang enggak jelas. Apalagi warga yang tidak memiliki identitas. Mereka sih memang punya E-KTP tapi, untuk surat domisili sendiri mereka itu tidak ada. Oleh karena itu kita terus lalukan razia ini,” ujarnya.

Ia menyatakan, ‎kegiatan razia pekat ini akan terus mereka lakukan. Untuk membersihkan Kota Cilegon dari aksi-aksi penyakit masyarakat khususnya perbuatan mesum itu cukup marak. Kita ingin Cilegon bebas dari penyakit masyarakat itu,” tukasnya. (EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: