Kecelakaan di Cikuasa Atas Pegawai Balai Karantina Tewas ditabrak

Salah satu motor yang terlibat dalam kecelakaan maut di Cikuasa Atas, Rabu (14/2/2018).

CILEGON, BANPOS – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (14/2/2018). Kali ini kecelakaan melibatkan dua pengendara motor dan menewaskan seorang pengendara yang bekerja di Balai Karantina Pertanian (BKP) Kota Cilegon.

Informasi yang dihimpun BANPOS, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, pengendara bernama Budi Ramdani keluar dari kantor BKP dengan mengemudikan motor Honda Vario bernomor polisi A 2551 MS dan menyeberang ke arah Merak. Secara bersamaan, datang sepeda motor Yamaha Scorpio bernomor polisi A 6383 WF yang dikemudikan Anton Muzafar Ahmad dengan kecepatan tinggi.

Tepat di jalan arah pintu tol Merak itu, tabrakan kedua pengendara pun tak terhindarkan. Diduga kecelakaan terjadi lantaran pengendara Scorpio tidak dapat mengendalikan laju kendaraanya.

Akibat insiden itu terjadi benturan keras kedua kendaraan dan pengendara terpental hingga sekitar 10 meter. Kedua korban mengalami luka yang cukup serius. Sementara kendaraan kedua pengemudi hancur dengan mengalami kerusakan parah.

Tidak lama berselang, petugas Lalu Lintas Polsek Pulomerak langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi. Para pengendara langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika Cilegon. Namun naas, nyawa Budi Ramdani tidak dapat tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Staf Fungsional BKP Cilegon, Budi Suherman yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Ada kecelakaan didepan karantina, melibatkan staf kontrak kami. Ini saya mau ke Rumah sakit karena rekan kami meninggal dunia,” ungkap Budi, Rabu (14/2/2018).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Fikri Ardiansyah membenarkan kejadian tersebut. Paska laka, anggota diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan informasi dan keterangan saksi laka tersebut.

“Kita cek kelokasi dan meminta keterangan para saksi. Kecelakaan itu sifatnya tabrak samping. Masih kita dalami dahulu keterangan dari semua saksi,” ungkapnya.

Korban yang mengemudikan Honda Vario, kata Kasat, dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengendara Yamaha Scorpio mengalami luka serius dan maaih dirawat secara intesif dirumah sakit.

“Kerugian dalam kecelakan itu ditaksir sekitar Rp 10 juta. Dalam kecelakaan itu, 1 pengendara meninggal dan 1 pengendara lain mengalami luka berat,” paparnya.(NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: