Dianggap Meresahkan, Polisi Akan Selidiki Penyebar Video PKI

PANDEGLANG, BANPOS – Polres Pandeglang akan menyelidiki penyebar video penganiayaan terhadap salah seorang lelaki yang dituding melakukan penyusupan ke pondok pesantren. Ponpes yang terletak di Kampung Ciwalet, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang itu adalah ponpes pimpinan KH Encep Muhlisin.

Dalam video tersebut, salah seorang menuding lelaki penyusup tersebut merupakan seorang PKI yang akan melakukan percobaan pembunuhan kepada KH Encep Muhlisin. Namun karena belum terbukti benar, penyebaran video itu melalui media sosial menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono menyatakan akan menyelidiki penyebar video tersebut. Polres Pandeglang akan meminta bantuan tim Cyber Polda Banten untuk menyelidiki orang yang telah menguploadnya. Beredarnya video tersebut sangat disayangkan karena sudah meresahkan para santri dan Kyai di Pandeglang.

“Terkait isu dan video itu kami telah meminta bantuan dari tim cyber Polda Banten untuk mencari, kira-kira pelaku ini bersumber dari mana berita-berita ini, karena sudah meresahkan, karena disana disebutkan adanya ancaman dan penyerangan kepada kyai, padahal belum terbukti adanya ancaman atau penyerangan kepada kyai,” kata Indra, Selasa (12/2/2018).

Lanjut Indra, berdasarkan penyelidikan hanya ada penganiayaan yang dilakukan oleh warga, akan tetapi Indra membantah jika orang tersebut akan melakukan percobaan pembunuhan karena tidak terbukti.

“Tidak terbukti melakukan penyerangan kepada KH Encep Muhlisin, dari hasil penyelidikan kami orang tersebut adalah orang yang mengalami gangguan jiwa, KH Encep juga sudah meyatakan perbuatan itu tidak terbukti,” jelasnya.(ZIS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: