Dua Tawuran Pelajar Meletus di Serang

Puluhan pelajar yang terlibat tawuran nampak berlarian setelah dibubarkan oleh aparat Kepolisian, Jumat (9/2/2018). (ISTIMEWA)

SERANG, BANPOS – Tawuran antar pelajar berhasil dibubarkan oleh suara sirine, kendaraan Patroli kepolisian. Peristiwa tawuran sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (9/2/2018). Sehari sebelumnya, atau hari Kamis (8/2/2018) aksi tawuran pelajar juga meletus di Jalan Cikande-Rangkasbitung (Cirabit) tepatnya di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Para pelajar yang diduga masih duduk di bangku SMA dilakukan di jalan raya, para pelaku tawuran ini juga membawa senjata tajam. Akibatnya, akses jalan Cirabit sempat mengalami kemacetan sebelum akhirnya dibubarkan aparat Kepolisian setempat.

Seorang saksi mata Badri Purnama mengatakan meski aksi tawuran tak berlangsung lama karena keburu dibubarkan petugas. Namun, aksi nakal pelajar tersebut mengganggu pengguna jalan.

“Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB, saya lihat ada yang bawa parang segala. Kejadiannya ga jauh dari pabrik pengolahan ayam di jawilan” kata Badri.

Sementara itu, di Kota Serang Berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS, Aksi tawuran itu bermula saat kerumunan pelajar yang sedang nongkrong-nongkrong tidak jauh dari sekolahan. Belum jelas penyebab para pelajar yang diduga berasal dari berbagai sekolah ini melakukan aksi tak terpuji tersebut.

Menurut saksi, seorang driver ojek online, Ahmad Pardi yang biasa mangkal tidak jauh dari tempat kejadian. Mengatakan mereka pada lari kalang kabut adanya kejadian itu karena takut terkena senjata tajam.

“Saya sama driver yang lain tadi pada lari, niatnya mau bantuin misahin. Ternyata pada bawa kayu panjang sama ada yang bawa gergaji besar, ya udah pada nyelamatin diri. Lalu datang Polisi dari Pos Ciceri, denger bunyi sirine pelajar yang tawuran pada kocar-kacir berlarian,” Pardi menjelaskan.

Dua pelaku tawuran pelajar diamankan oleh aparat Kepolisian di Jalan Cikande-Rangkasbitung tepatnya di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (8/2/2018). (ISTIMEWA)

Brigadir Dadi Saputra yang bertugas di Polres Serang Kota, saat ditemui di lokasi membenarkan adanya tawuran antar pelajar tersebut.

“Menurut informasi dari warga kronologis kejadiannya, ada kerumunan pelajar sama alumni dari sekolah tersebut, terus ada salah paham, terjadilah tawuran,” ungkapnya.

Para pelajar membawa kayu dan besi sebagai senjata mereka. Kejadian tersebut juga sempat meresahkan warga sekitar dan pengendara yang melintasi jalan sekitaran Ciceri.

“Mereka bawa kayu sama besi,warga sekitar dibuat resah waktu kejadian, sempat bikin macet juga, karena para pengendara pada berenti takut kena lempar kayu sama batu,” ungkapnya.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut namun dari Polres Serang Kota masih berjaga-jaga dilingkungan sekolahan tersebut.

“Belum ada laporan ke kami, terjadi korban. Kita juga masih berjaga-jaga di sekitaran sekolah,” tutup Brigadir Dadi Saputra. (CR-02/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: