Warung Kecil Kian Tergerus Waralaba

SERANG, BANPOS – Pemerintah desa di Kabupaten Serang diharapkan membuat pusat perbelanjaan di desa yang bisa mengakomodir kepentingan UMKM. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk tetap belanja di warung-warung kecil. Hal itu penting dilakukan mengingat, saat ini pedagang kecil makin tergerus dengan keberadaan waralaba.  
 
Aspirasi tersebut disampaikan Pattiro Serang Lukman Hakim. Dikatakannya, keberadaan waralaba terus berkembang bahkan sudah masuk ke wilayah pedesaan.

“Hal itu harus dianggap sebagai tantangan bagi kemajuan ekonomi warga di desa,” ujar Lukman menyerukan pendapatnya soal ekonomi warga, Jumat (2/2/2018).

Kata Lukman, keberadaan waralaba tidak menutup kemungkinan secara berlahan mengikiskan warung-warung kecil milik warga. Lukman menilai, saat ini sudah terjadi dan tidak sedikit keberadaan warung sepi pembeli setelah kehadiran waralaba yang dekat dengan warung.

“Saya sering mendengar ada warung yang tadinya ramai pembeli, tapi ketika ada waralaba didekat warung, seketika berlahan warung bangkrut,” katanya.

Seorang warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang Ahmad Fatori menuturkan, pada tahun 2000 warung miliknya penuh dengan bahan belanjaan. Biasanya belanja untuk menyediakan bahan makanan bisa dua kali dalam satu minggu. Namun semua itu kini tinggal sejarah.

“Sekarang mah lihat saja, tidak kosong-kosng, saya tidak menyediakan banyak bahan makanan karena sepi pembeli,” ujarnya.

Persoalan tersebut dialam Fatori setelah beroperasinya salah satu warala di samping rumahnya. Pantauan BANPOS, di warung Fatori yang berdekatan langsung dengan jalan Serang-Jakarta sepi pembeli dan hanya tersedia beberapa makanan ringan yang dijual serta rokok. Berbeda dengan waralana yang di samping rumahnya, banyak pembeli.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM pada Diskoperindag Kabupaten Serang Vita Agustini menilai, keberadaan waralaba tentu berpengaruh terhadap pedagang kecil. Ia pun mengaku kini sedang berusaha mendorong prodak UMKM untuk bisa dijual di waralaba.

“Ini pun masih terus kami usahakan, prodak UMKM dari Kabupaten Serang harusnya bisa di pasarkan di waralaba,” katanya. (IMI/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: