Pengelola Kampus di Banten Akui Sulit Tingkatkan Akreditasi

SERANG, BANPOS – Ketua Yayasan Pendidikan Informatika, Mulya R. Rachmatoellah yang terpilih sebagai Ketua formatur Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BPPTSI) cabang Banten, mengakui, sulitnya meningkatkan akreditasi kampus di Banten. Kata Mulya, memang masih banyak kekurangan yang terjadi di kampus swasta.

“Tapi dengan adanya BPPTSI cabang Banten ini, untuk adanya diskusi dan pembahasan pertemuan dalam peningkatan pendidikan di kampus swasta,” kata Mulya yang juga sebagai pimpinanan yayasa Unsera.

BPPTSI Banten yang terdiri dari 24 Universitas swasta, dikatakan Mulya, pihaknya pun akan melakukan penyamaan persepsi dan menyelesaikan setiap permasalahan Universitas swasta yang terjadi.

“Apalagi sebentar lagi terdapat peraturan diperbolehkanya kampus luar negara mendirikan kampus di Indonesia,” ungkapnya seusai acara wisuda di kampus.

Pembentukan BPPTS wilayah Banten, masih dikatakan Mulya, merupakan amanat dari Ketua Umum Asosiasi BPPTS Indonesia Pusat Thomas Suyatno yang merupakan pemecahan dari kepengurusan Asosiasi BPPTS Indonesia Jawa Barat-Banten.

“Karena sebuah amanat, semoga saja kita bisa menggali mengenai pembahasan isu-isu yang dapat mempercepat akselerasi pengelolaan perguruan tinggi menjadi lebih baik,” tandasnya. (CR01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: