Anak-anak Korban Gempa Lebak Butuh Sekolah Darurat

JAKARTA, BANPOS – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sebanyak 13 bangunan sekolah dari tiga kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten mengalami rusak akibat gempa bumi yang melanda pada 23 Januari lalu.

Menurut Komisioner Bidang Sosial dan Anak dalam Situasi Darurat KPAI Susianah Affandy, dari 13 sekolah, ada sekitar 75 persen mengalami rusak berat sehingga siswa harus belajar di luar gedung sekolah karena ruang kelas tidak bisa digunakan. KPAI meminta Pemprov Banten melakukan koordinasi lintas sektor, mulai dari pendataan sampai penanganan korban secara terintegrasi.

“Dengan penentapan situasi darurat dari provinsi maka akan ada penanganan korban bencana, seperti pengerahan peralatan untuk tenda pengungsian, pengerahan logistik, kegiatan psikososial, termasuk pembangunan sekolah darurat,” jelas Susi kepada wartawan, Selasa (30/1).

Pantauan KPAI, anak-anak tersebut saat ini masih melakukan kegiatan belajar di teras sekolah yang masih rusak, dan keadaan sekolah tersebut cukup membahayakan anak-anak tersebut.

KPAI akan terus melakukan pengawasan terhadap pemenuhan hak anak atas sekolah atau madrasah darudat di lokasi bencana, baik selama situasi darurat sampai tersedianya ruangan belajar karena saat ini gedung sekolah tidak dapat difungsikan akibat gempa.

“Penyelenggaraan sekolah atau madrasah aman bencana yang akan menjadi lokus pengawasan KPAI meliputi antara lain terintegrasinya antar jejaring pendidikan dan atau antar jenis pendidikan,” kata Susi.

Kemudian penyelenggaraan pendidikan formal atau non formal yang diselenggarakan dengan cara menyusaiakan waktu, tempat,sarana dan prasarana pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, bentuk, program dan/atau sumber daya pembelajaran lainnya dengan kondisi kesulitan peserta didik.

“KPAI juga mendorong pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan psikososial bagi anak-anak korban bencana yang meliputi penyelenggaraan kegiatan trauma healing,” demikian Susi.(WAH/RMOL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: