Pemprov Banten Siapkan Perda Pembangunan Pertanian da Industri

Andika Hazrumy.

SERANG, BANPOS – Pemprov Banten berencana menyusun Perda yang akan dijadikan dasar hukum dalam mengatur pembangunan sektor industri dan pertanian di wilayahnya. Regulasi baru itu diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat melalui dua sektor tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy, Kamis (25/1/2018). Menurutnya Provinsi potensi pertanian dan perindustrian di Banten sangat besar karena secara geografis Banten adalah wilayah yang sangat strategis.

“Sebagai daerah industri yang memiliki posisi strategis dalam menggerakkan pembangunan ekonomi, Provinsi Banten berada dalam wilayah pusat pertumbuhan industri nasional yang menjadi tujuan pembangunan nasional. Dengan 3 wilayah pusat pertumbuhan industri yang meliputi Cilegon, Serang, dan Tangerang,” ujar Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy

Dilanjutkan Andika, dalam Raperda terkait pembangunan industri ini juga untuk terdapat penentuan sasaran, strategi dan rencana aksi pembangunan industri unggulan provinsi. Berikutnya, terdapat aturan mengenai pengembangan potensi pertumbuhan sektor industri, penyerapan tenaga kerja, hingga meningkatkan sumber daya manusia terampil.

Dikatakan Andika, rencana pembangunan industri diarahkan menjadi pedoman bagi perangkat daerah dan pelaku industri, pengusaha, dan instansi selain itu juga sebagai pedoman bagi pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menyusun rencana pembangunan industri kabupaten/kota.

Adapun terkait pengajuan rancangan perda tentang Pembentukan Perseroan Agribisnis, kata Andika, hal itu didasari oleh kebijakan RPJMD tahun 2017-2022 yang salah satunya fokus terhadap keberlangsungan pertanian, dan terus berkomitmen untuk mensejahterakan petani.

“Kami berpandangan untuk memaksimalkan peran Pemerintah Daerah untuk berinteraksi langsung dengan petani, usaha tani/kelompok tani, pelaku usaha pertanian, diperlukan Badan Usaha Milik Daerah yang fokus menangani usaha,” katanya.

Dilanjutkan Andika,pembentukan perseroan terbatas pertanian diantaranya bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman dan pasti penjualan hasil pertanian di daerah. Pemprov juga ingin agar terjadinya peningkatan perekonomian rakyat dan memperkuat pondasi daerah lumbung pangan di tingkat nasional.

Selain itu, lanjutnya, pemprov juga ingin mewujudkan perusahaan yang profesional sesuai prinsip-prinsip tata-kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), serta membangun kesiapan dalam mengantisipasi dan menanggulangi kerawanan pangan.

“Berikutnya pemprov juga ingin mengembangkan sistem distribusi, harga dan akses pangan untuk turut serta memelihara stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat,” imbuhnya.(DIK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: