Pembangunan Pasar Walantaka Molor, Komisi IV Ultimatum Disperindagkop

Anggota Komisi IV DPRD Kota Serang saat meninjau pembangunan Pasar Walantaka.

SERANG, BANPOS – Jajaran anggota komisi IV DPRD Kota Serang mengultimatum Disperindagkop Kota Serang agar segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pasar Walantaka yang molor. Proyek di Lingkungan Cimareng, Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang itu seharusnya rampung pada akhir Desember 2017 itu, tetapi hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan oleh kontraktor pelaksana.

“Bagaimana caranya, dinas terkait harus segera menyelesaikan dengan waktu yang sudah ditentukan. Kami juga menekan kepada Disperindagkop untuk menegur pihak ketiganya (kontraktor pelaksana, red),” ungkap anggota Komisis IV DPRD Kota Serang, Jumhana saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi pembangunan Pasar Walantaka, Kamis (25/1/2018).

Menurut Jumhana, sesuai kontak awal, pembangunan Pasar Walantaka seharusnya rampung pada 27 Desember 2017 lalu. Namun, kemudian kontraktor mendapat addendum (penambahan waktu, red) hingga 30 Januari 2018.

“Makannya kami kesini untuk melihat progres pelaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah dengan pihak ketiga. Setelah dilihat ternyata baru mencapai 70 persen,” kata Jumhadi.

Pasar tradisional yang mulai kontrak pada tanggal 31 Juli 2017 lalu ini pun, kata Jumhadi menggunakan dana DAK senilai Rp 2,25 miliar. Anehnya, meski pekerjaan belum beres dan terkesan asal jadi, anggaran sudah 100 persen diserahkan ke rekening pihak ketiga.

“Kami tidak mau tahu pokoknya pada tanggal 30 Januari nanti harus selesai, supaya tidak ada masalah kedepannya,” ucap politisi Partai Hanura itu.(CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: