Diultimatum Komisi IV, Ini Jawaban Disperindagkop Kota Serang

Anggota Komisi IV DPRD Kota Serang saat meninjau pembangunan Pasar Walantaka.

SERANG, BANPOS – Kurang dari sepekan dari habisnya masa addendum pembangunan Pasar Walantaka, Komisi IV DPRD Kota Serang menilai proyek tersebut baru mancapai 70 persen. Namun, Disperindagkop Kota Serang yakin pekerjaan itu bisa selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

Kabid Pasar pada Disperindagkop Kota Serang, Joni Manahan, sesuai aturan, pihaknya menargetkan pembangunan Pasar Walantaka bisa rampung pada 30 Januari 2018. Ia juga memastikan pada tanggal tersebut 100 persen pembangunan fisik pasar tradisional itu selesai.

“Sebenarnya tidak ada masalah dengan kontraktor karena mereka masih ada pemeliharaan selama 180 hari. Di sepanjang perjalanan itu, kami akan genjot apa-apa yang kurang. Memang kalau hari ini pegawai hanya lima orang, namun sore ini atau sampai besok kami akan tambah 10 sampai 20 orang pegawai. Supaya tanggal yang ditentukan beres,” kata Joni, Kamis (25/1/2018).

Langkah kedepan yang akan dilakukan Disperindagkop, ucap Joni, adalah mengakomodir pedagang. Ia menargetkan untuk pedagang sendiri harus warga Kota Serang, khususnya warga Walantaka dan sekitarnya. “Kemarin saja saat peletakan batu pertama antusiasme masyarakat tinggi. Apalagi pada saat Pasar Ciruas kebakaran lalu, banyak yang daftar tapi kami tolak,” ungkapnya.

Pasar tradisonal yang dibangun diatas lahan seluas 5000 meter persegi itu, kata Joni, per kiosnya akan dikontrakan dengan harga Rp 5 juta per tahun. Uang tersebut akan masuk kedalam PAD Kota Serang.

Diberitakan sebelumnya, jajaran anggota komisi IV DPRD Kota Serang mengultimatum Disperindagkop Kota Serang agar segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pasar Walantaka yang molor. Proyek di Lingkungan Cimareng, Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang itu seharusnya rampung pada akhir Desember 2017 itu, tetapi hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan oleh kontraktor pelaksana.

“Bagaimana caranya, dinas terkait harus segera menyelesaikan dengan waktu yang sudah ditentukan. Kami juga menekan kepada Disperindagkop untuk menegur pihak ketiganya (kontraktor pelaksana, red),” ungkap anggota Komisis IV DPRD Kota Serang, Jumhana saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi pembangunan Pasar Walantaka, Kamis (25/1/2018).(CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: