Honorer Pemkot Serahkan Elang Ular Bido Ke BBKSD Serang

Elang ular bido saat dipegang petugas BBKSD Jawa Barat Wilayah 1 Serang.(24/1)//Herlin Saputra/Banpos.

SERANG, BANPOS – Hewan peliharaan berupa elang ular bido (Spilornis cheela) milik salah satu pegawai honorer pemkot Serang, Gugi Gustman menyerahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Jawa Barat wilayah 1 Serang.

Penyerahan hewan dilindungi ini dilakukan di kediaman orangtua Gugi di Kompleks RSS Pemda Banjarsari RT02/08, Blok B3 Nomor 02, Cipocokjaya, Kota Serang. Rabu (24/1).

Gugi mengaku bahwa hewan tersebut baru sekitar dua minggu dipelihara. Ia mendapatkan hewan yang diperkirakan berusia dua tahun tersebut berasal dari pamannya di Ciamis.

“Paman dapatnya dari hutan di Gunung Galunggung. Katanya dapatnya dari masih kecil. Saya bawa ke Serang sekitar dua minggu lalu, dikasih paman,” ujar Gugi.

Gugi menceritakan bahwa dirinya semula tidak mengetahui bahwa hewan itu dilindungi. “Baru semalam saya dikasih tahu teman bahwa itu hewan dilindungi makanya saya berinisiatif menyerahkannya karena kepedulian dan upaya penyelamatan. Biar nanti bisa dilepas kembali di hutan. Di sini juga kasihan. Takut gak bisa merawatnya,” katanya.

Petugas BBKSDA Jawa Barat wilayah 1 Serang, Uday Udaya mengapresiasi penyerahan hewan dilindungi tersebut. Ia berharap bahwa kesadaran menyerahkan hewan dilindungi tersebut bisa ditiru oleh siapa pun yang sampai saat ini masih memeliharanya di rumah.

Menurutnya, Pasal 21 ayat (2) huruf (a) UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya mengatur tentang sanksi bagi setiap orang yang menangkap, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Ketentuan pidana bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran tersebut dapat dikenai penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Uday menyatakan bahwa sebelum dilepasliarkan ke alam bebas, elang tersebut akan dihabitasi di Lembaga Konservasi Satwa di Bogor.

“Kelihatannya Elang itu sudah jinak sehingga perlu kita habitasi terlebih dahulu sebelum dilepas ke hutan. Kita latih agar Elang itu bisa mencari makan sendiri di alam bebas,” ujarnya.

Diketahui, Elang ular bido adalah sejenis elang besar yang menyebar luas di Asia, mulai dari India di barat, Nepal, Srilanka, terus ke timur hingga Cina, ke selatan melintasi Asia Tenggara, Semenanjung Malaya, kepulauan Sunda Besar, hingga ke Palawan di Filipina. Elang ini merupakan anggota suku Accipitridae.

Elang ini berwarna hitam dengan garis putih di ujung belakang sayap. Makanan utama dari Elang ular adalah Ular-ular kecil, burung-burung kecil sampai ke mamalia kecil seperti tikus atau kelinci yang mempunyai ukuran yang kecil. (CR01/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: