Dua Terminal Pertamina di Cilegon Tak Terganggu Gempa

Ilustrasi, suasana Terminal BBM Tanjung Gerem.

CILEGON, BANPOS – Gempa 6,1 Skala Richter yang mengguncang Lebak dan daerah lain di Banten, kemarin, masih tergolong aman tidak mempengaruhi industri di Cilegon. Salah satunya, dua Obyek Vital PT. Pertamina yang ada di Cilegon yakni Terminal BBM Tanjung Gerem dan Terminal LPG Tanjung Sekong dalam kondisi normal.

Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati mengatakan, fasilitas Terminal BBM Tanjung Gerem dan Terminal LPG Tanjung Sekong beroperasi secara normal pascagempa Lebak. Tim Pertamina memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi aman dan berfungsi dengan baik setelah langsung mengecek fasilitas Pertamina di Banten.

“Setelah dicek menyeluruh, alhamdulillah kondisi sarana dan fasilitas kami dalam kondisi aman dan dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya lewat siaran pers, Rabu (24/1/2018).

Beberapa fasilitas Terminal lain, kata Firasati, seperti Terminal BBM Cikampek, Tasikmalaya, Balongan, Bandung, dan Jakarta turut dipastikan aman dan penyaluran berjalan normal. Hingga saat ini, Pertamina terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memonitor bantuan yang diperlukan maayarakat.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Cilegon, Rasmi Widyani mengatakan, sekitar 75 industri atau pabrik besar di Cilegon dalam kondisi aman pascagempa yang terjadi. Tidak ada laporan kerusakan yang diterima pascabencana. Aktivitas pabrik sampai saat ini berjalan seperti biasa.

“Laporan dari teman-teman, masih tergolong aman. Semuanya berjalan normal ketika gempa dan tidak ada laporan kerusakan yang kami terima,” ungkapnya.(NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: