Gempa di Selat Sunda, Jalur Penyeberangan Tetap Aman

Suasana Pelabuhan Merak pascagempa, Selasa (23/1/2018).

CILEGON, BANPOS- Gempa dengan magnitude 6,4 Skala Richter (SR) terjadi di Selat Sunda, Merak yang terjadi pada pukul 13.36 WIB dan tidak ada ancaman tsunami dan kondisi laut tetap aman.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, titik gempa berada di Lebak dengan kedalaman 10 KM, 108 KM Barat Daya Pandeglang Banten, 125 KM Barat Daya Serang Banten, 153 KM Daya Jakarta Indonesia. Gempa yang terjadi ini tidak berpotensi Tsunami.

General Manager Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Fahmi Alweni mengatakan pasca terjadinya gempa, pihaknya tidak merasakan guncangan. Meski telah terjadi gempa, situasi di Pelabuhan Merak tetap berjalan dengan lancar, namun semua pegawai di Pelabuhan Merak berhamburan untuk Menyelamatkan diri ke titik aman di halaman kantor.

“Sampai saat ini belum ada imbauan apapun dari pihak BMKG Serang untuk penumpang yang ingin menyeberang ke Lampung maupun Sumatera,” kata Fahmi Alweni kepada BANPOS, Selasa (23/1)

Ia menambahkan, meski tidak berdampak terhadap penyebrangan, pihaknya telah mengintruksikan kepada para anggota untuk melakukan pengecekan di tiap-tiap dermaga apakah insfrakstur yang berada di dermaga rusak atau tidak.

“Saya sudah minta kepada pihak anggota untuk terjun langsung untuk mengecek apakah ada yang rusak di dermaga pasca gempa ini,” tambahnya.

Ia berharap, kondisi Penyebrangan di Selat Sunda aman, nyaman dan tidak berdampak terhadap gempa yang terjadi beberapa saat lalu.

“Kondisi masih aman, lancar dan normal,” tegasnya.(EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: