Dorong UMKM, BI Banten Paparkan Potensi Unggulan

Suasana kegiatan Diseminasi Penelitian Komoditas, Produk, Jenis Usaha Unggulan UMKM (KPJU) di Provinsi Banten, di Aula Gedung Bank Indonesia Perwakilan Banten, Selasa (23/1/2018). (LUKMAN HAPIDIN/BANTENPOS)

SERANG , BANPOS – Bank Indonesia terus mendorong para pelaku UMKM di banten agar lebih maju. Salah satunya dengan cara memberikan modal dan pelatihan. Selain itu, BI juga  melakukan penelitian agar bisa bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penelitian ini juga bertujuan untuk mengenal dan memahami profil daerah, profil UMKM, kebijakan pemerintah terkait pengembangan UMKM dan peranan Perbankan dalam pengembangan UMKM di Provinsi Banten.

Memberikan informasi tentang KPJU unggulan UMKM yang perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan di Provinsi Banten. Hasil dari penelitian ini nantinya akan memberikan informasi tentang Komoditas, Produk, Jenis Usaha Unggulan UMKM (KPJU) potensial.

Selain itu, BI juga akan memberikan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Daerah (provinsi dan kebupaten/kota) dalam pengembangan KPJU unggulan UMKM.

Konsultan yang juga Direktur PT SEM Institute, Karebet Wijdajakusuma mengungkapkan bahwa di provinsi Banten banyak produk unggulannya dan harus dikembangkan. “KPJU unggulan UMKM di provinsi Banten banyak sekali,” ujarnya.

Kota Cilegon contohnya toko kelontong, genteng,industri batu bata, dll. Kabupaten Serang, gula merah, melinjo, penjual beras. Kota Serang toko sembako, toko pakaian, padi sawah.

Selanjutnya di Kabupaten Pandeglang disana ada padi, cabai, ayam ras pedaging, udang dan ikan kakap. Kota tangerang, RM Padang, warung makan, bubur ayam.

Kota Tangsel, toko sembako, tanaman hias/anggek,warung tegal. Kabupaten Tangerang, industri sepatu, reparasi/bengkel motor, konveksi/pakaian jadi. “Untuk memaksimalkan potensi ini, pemerintah daerah harus bahu membahu membangun pelaku UMKM baik dari segi permodalan maupun pemasarannya,” pungkasnya. (CR02/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: