Sungai Ciujung Keruh, Debit Air PDAM Menurun

RANGKASBITUNG,BANPOS – Debit air bersih di Instalasi pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kampung Cempa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar dan di Kampung Pabuaran, Desa Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung mengalami penurunan.

Bagian Produksi PDAM Lebak, mencatat sejak tiga hari ini debit air yang akan didistribusikan kepada para pelanggan hanya 70 liter per detik. Padahal sebelumnya, kapasitas pengolahan air bersih di dua instalasi tersebut mampu memproduksi air bersih antara 150 hingga 170 liter per detik.

Kepala Bagian Produksi pada PDAM Tirta Multatuli Lebak, Alan Susastra menyatakan,penurunan produksi air tersebut lebih diakibatkan tingkat kekeruhan sumber air PDAM dari Sungai Ciujung dan Ciberang, yang terus meningkat.

“Dari hasil pemeriksaan laboratorium kami, tingkat kekeruhan yang dialami sumber air di Ciujung dan Ciberang mencapai 700 hingga 800 ratus nometlic turbidity unit (NTU). Dampaknya produksi atau pengolahan air bersih di instalasi milik PDAM, menurun,” ujar Alan Susastra, Minggu (21/1/2017).

Menurutnya, karena pengolahan atau produksi air bersih pada instalasi milik PDAM, tergantung pada kondisi sumber air di Ciujung dan Ciberang, maka para pelanggan PDAM, diharap maklum, bila pendistribusian air bersih kurang maksimal.

“Kondisi pengolahan air di PDAM, masih tergantung pada kondisi alam. Misalnya ketika hujan deras terjadi, sudah pasti air sungai Ciujung maupun Ciberang akan keruh. Akibat kekeruhan itulah, pengolahan atau produksi air di instalasi milik PDAM tidak akan maksimal,” ujarnya.

Direktur PDAM Multatuli Lebak, Oya Masri menambahkan, meski kondisi sumber air di Ciujung maupun di Ciberang selalu mengalami tingkat kekeruhan yang tinggi, namun pihaknya akan tetap berupaya agar pengolahan air tidak menurun drastis. Bahkan, agar pendistribusiannya tetap normal, maka lumpur dari air yang produksi, yang berada di bak penampungan air akan langsung dikuras, serta dibersihkan.

“Meski tingkat kekeruhan tetap menjadi kendala, namun kami tetap akan melakukan pelayanan yang maksimal,” ucap Oya Masri.(FAD/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: