Pengurus Inti DPP Partai Golkar 2017-2019

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (DOK RMOL)

JAKARTA, BANPOS – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengumumkan susunan kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2017-2019, di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018) siang.

Revitalisasi kepengurusan yang baru ini merampingkan kepengurusan sebelumnya dari 305 orang menjadi 251 orang.

Berikut susunan lengkap pengurus inti DPP Partai Golkar periode 2017-2019 :

Ketua Umum : Airlangga Hartarto
Sekretaris Jenderal : Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freiderich Paulus
Bendahara Umum : Robert J Kardinal

Korbid Kepartaian : Ibnu Munzir
Wakil Korbid Kepartaian : Darul Siska

Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera : Indra Bambang Utoyo
Wakil Korbid PP Sumatera : Ahmad Doli Kurnia

Korbid Pemenangan Pemilu Jawa-Kalimantan : Nusron Wahid
Wakil Korbid PP Jawa-Kalimantan : Mukhtarudin

Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Timur : Melkias Markus Mekeng
Wakil Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Timur : Andi Ahmad Dara

Korbid Penggalangan Khusus : Hajrianto Thohari
Wakil Korbid Penggalangan Khusus : Rizal Malarangeng

Korbid Perempuan dan Pemuda Inovasi Sosial : Agus Gumiwang Kartasasmita
Wakil Korbid Perempuan dan Pemuda, Inovasi Sosial : Heru Dewanto

Korbid Hankam dan Luar Negeri : Happy Bone Zulkarnain
Wakil Korbid Hankam dan Luar Negeri : Majyen (Purn) Handoko

Korbid Kesra : Roem Kono
Wakil Korbid Kesra : Jusuf Hamka

Korbid Ekonomi : Aziz Syamsuddin
Wakil Korbid Ekonomi : Ken Dwijugiasteadi

Korbid Kelembagaan : Idrus Marham
Wakil Korbid Kelembagaan : Kahar Muzakir

Korbid Pratama : Nurdin Halid

Airlangga menyampaikan, revitalisasi struktur kepengurusan fokus untuk menghadapi tahun politik, Pilkada Serentak 2018 dan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Ia menjelaskan, perubahan struktur kepengurusan partai dilakukan guna meningkatkan elektabilitas Partai Golkar pada Pemilu tahun depan. Golkar memasang target perolehan suara pada Pemilu 2019 antara 16-18 persen. Pada Pemilu 2014 lalu, Golkar hanya meraih 18.432.312 suara atau 14,75 persen.(RUS/EKY/RMOL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: