Panwas Sulit Menjerat Kampanye di Medsos

SERANG, BANPOS – Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Serang, mengakui saat ini sudah banyak timses dari pasangan bakal calon peserta Pilkada yang sudah berkampanye di media sosial. Namun Panwas sendiri tidak bisa berbuat banyak, meski hal itu bertentangan dengan ketentuan KPU karena belum memasuki masa kampanye.

Ketua Panwas Kota Serang, Rudy Hartono mengaku, dalam beberapa kesempatan pihaknya mendapati beberapa akun yang mengatasnamakan pasangan bakal calon melakukan kampanye hitam dengan ujaran kebencian dan hal lain yang melanggar. Namun, karena masa kampanye pun belum dimulai, Panwas tidak bisa menjerat pemilik akun.

“Kalau untuk medsos sudah diatur yang berkaitan dengan kampanye. Setiap paslon harus mendaftarkan akun ke KPU, itu yang diperbolehkan,” kata ketua Panwas Kota Serang, Rudy Hartono kepada BANPOS, Sabtu (20/1).

Lanjut Rudy, dalam kontens kampanye pun tidak diperbolehkan menghina, menebarkan unsur SARA, mempermasalahkan NKRI. Kata Rudy, harus sesuai dengan visi misi saja.

“Kalau formal kami belum karena belum ada aturannya, belum masa kampanye. Tapi, saat ini kami sudah antisipasi,” ujarnya.

Jika ditemukan akun yang tidak resmi, pihaknya mengatakan sulit untuk menjeratnya, namun jika membuat perpecahan akan dikenakan jeratan Undang-undang ITE.

“Memang kalau sekarang kan belum masanya, jika ada akun yang sudah kampanye, kami mau menjeratnya kan belum waktunya, terus jika ada akun yang tidak terdaftar paling undang-undang ITE yang menjerat,” pungkasnya.(MG-1)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: