Marak Anak Jalanan, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Serang Beri Janji

Seorang anak jalanan nampak tertidur di median jalan di kawasan Ciceri, Kota Serang, Senin (15/1/2018). Aktivitas anak jalanan yang mengamen di malam hingga dini hari ini kerap membahayakan anak jalanan ini. Terlebih lagi jika mereka tidur di jalanan. (PANJI ROMADHON / BANTEN POS)

SERANG, BANPOS – Maraknya anak jalanan (Anjal) yang ada di beberapa titik di Kota Serang, menjadi perhatian pasangan calon (Paslon) Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang 2018-2023.

Paslon tersebut, rata-rara menjanjikan akan memberi pelatihan dan memanusiakan terlebih akan mencarikan solusi dengan membuka lapangan pekerjaan.

“Anjal perlu kita tertibkan tapi dengan cara me-manusiakan manusia, tentu harus ada penanganan khusus. Kita akan berikan pelatihan dan lain sebagainya yang intinya mereka harus memiliki pekerjaan,” kata paslon Samsul Hidayat-Rohman seusai menghadiri acara KPU Kota Serang, Selasa (16/1).

Menurutnya, mereka seperti itu memang tidak memiliki pekerjaan. Ia juga akan mencari solusi untuk membuka lapangan pekerjaan agar anjal bisa tertib aturan.

“Karena prinsipnya mereka bisa menjadi warga negara yang baik, kalau kita melakukan bimbingan, pelatihan dan menghidupkan rumah singgah lagi,” ucap Samsul.

Seorang anak jalanan nampak tertidur di median jalan di kawasan Ciceri, Kota Serang, Senin (15/1/2018). Aktivitas anak jalanan yang mengamen di malam hingga dini hari ini kerap membahayakan anak jalanan ini. Terlebih lagi jika mereka tidur di jalanan. (PANJI ROMADHON / BANTEN POS)

Selain paslon Samsul-Rohman, Syafrudin-Subadri Usuludin menanggapi hal yang sama, namun pihaknya akan bekerja sama dengan Dinsos untuk menggunakan rumah singgah dengan cara melakukan pelatihan supaya anjal tidak kembali dijalanan.

“Kalau anjal di Kota Serang harus dibebaskan kan ada dinas terkait. Yang jelas anjal juga manusia artinya harus dimanusiakan. Didinsos ada rumah singgah harus ada pelatihan-pelatihan agar tidak terjadi seperti itu lagi,” ungkap paslon Syafrudin-Subadri.

Paslon Agus Iriawan Hasbulloh-Samsul Bahri pun menjanjikan akan mengatasi hal tersebut supaya anjal tidak sampai liar. “Harus kita atasi, kita beri arahan agar jangan sampai liar, kita akan limpahkan ke dinas sosial,” katanya.

Berbeda dengan paslon Vera Nurlaela-Nurhasan, pihaknya mengungkapkan anjal adalah bagian masyarakat Kota Serang, menurutnya kedepan dirinya akan memikirkan dan memprogramkan.

“Itu juga bagian dari masyarakat, kedepan kita akan memikirkan anak-anak tersebut dan memperogramkan. Harus ada perhatian baik pembinaan dan pelatihan,” ucapnya. (MG01/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: