Simak, Ini Aturan ASN Dalam Pilkada 2018

dok. (ISTIMEWAH)

SERANG, BANPOS – Tahun 2018, disebut-sebut menjadi tahunnya pertarungan para elit politik untuk berlomba-loba menarik simpatik masyarakat guna mendapatkan suara. Salahsatu wilayah yang akan menggelar Pilkada serentak 2018 tersebut adalah Provinsi Banten.

Setidaknya terdapat 4 daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak, seperti Kota Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak.

Dalam pelaksanaanya, lumrah bakal terjadi adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang umumnya menjadi lumbung suara bagi para calon, sehingga ASN dikhawatirkan terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan politik yang dilarang dalam beberapa regulasi.

Untuk menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019, Berikut beberapa larangan bagi para ASN dalam bersikap dalam kegiatan Pilkada yang Bantenpos.co coba rangkum:

1. Dilarang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon kepala daerah.

2. Dilarang memasang spanduk promosi calon kepala daerah.

3. Dilarang mendekati partai politik terkait dengan tencana pengusulan dirinya atau orang lain.

4. Dilarang menghadiri deklarasi bakal calon kepala daerah, dengan atau tanpa menggunakan atribut partai politik.

5. Dilarang mengunggah memberikan like, mengomentari dan, sejenisnya atau menyebarluaskan gambat maupun visi misi bakal calon kepala daerah melalui media online atau medsos.

6. Dilarang menjadi pembicara pada kegiatan pertemuan partai politik.

7. Dilarang foto bersama dengan bakal calon kepala daerah.

(PBN/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: