Waduh, Pelindo Banten Diduga Lakukan Bongkar Muat Ilegal

Kapal MV Caroline Victory bersandar di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Banten. Diduga kapal yang telah mulai bongkar sejak 2 Januari lalu itu melakukan bongkar muat tanpa mengantongi dokumen bongkar muat dari Bea Cukai Merak dan Balai Karantina Pertanian Cilegon. (FOTO: ISTIMEWA)

CILEGON, BANPOS – MV Caroline Victory membongkar muatan barang impor gandum di Pelabuhan Indonesia (pelindo) II Banten. Diduga dibongkarnya muatan gandum asal negara Ukraina oleh perusahaan jasa pelabuhan plat merah itu dilakukan secara ilegal, karena tanpa dokumen pemeriksaan karantina Cilegon dan Bea Cukai Merak.

Berdasarkan penelusuran BANPOS, MV dijadwalkan sandar di Pelindo II Banten mulai tanggal 2 Januari 2018. Muatan gandum itu diimpor oleh PT. Nutrindo Bogarasa dan PT. Golden Grand Mills. Kuat dugaan proses bongkar muat barang impor itu dilakukan tanpa dokumen bongkar barang dari Bea Cukai dan Karantina.

General Manager PT. Pelindo II Banten, Armen Amir yang dikonfirmasi belum mengetahui adanya dugaan bongkar muat barang gandum dari kapal MV Caroline Victory tanpa dokumen dan pemeriksaan Bea Cukai dan Karantina Cilegon.

“Sebentar-sebentar, saya belum sampai kantor. Nanti saya cek dulu, ” tuturnya, Kamis (4/1).

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Kota Cilegon, Heri Yulianto tidak menampik bila mendapat informasi dugaan tersebut. Dugaaan bongkar muat tanpa dokumen, kata Heri, masih ditelusuri di lapangan.
“Ini baru dicek, nanti bisa tanya ke ibu Ida (kasi tumbuhan, red). Sekarang sedang dicek teman-teman di lapangan. Kita sedang konfirmasi tingkat kebenarannya di lapangan,” paparnya.(NAL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: