Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Banten Siapkan 1.600 Personel

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, bersama Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel CZI Ito Hediarto dan stakeholder saat mengecek pasukan pengamanan Operasi Lilin Kalimaya 2017 dalam persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru, di halaman Mapolda Banten, Kamis (21/12/2017) / DZIKI OKTO (BANTEN POS )

SERANG, BANPOS – Ditengah kondisi hujan yang menyelimuti halaman Markas Polisi Daerah (Mapolda) Banten di pagi hari, tidak menyurutkan semangat para pasukan gabungan pengamanan saat melaksanakan Apel Gelar Pasukan, dalam rangka persiapan Operasi Lilin Kalimaya 2017 guna menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, dimulai dari tanggal 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, saat ditemui usai menggelar apel gelar pasukan mengatakan, bahwa Kepolisian Daerah (Polda) Banten akan menurunkan 1.600 personel dengan persenjataan lengkap guna pengamanan natal dan tahun baru.

Dimana para personel tersebut akan ditempatkan di 90 titik kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Banten.
“Dari kita (kepolisian) akan menerjunkan sebanyak 1.600 personel ditambah dengan TNI, Satpol PP, Dishub dan adik-adik Pramuka. Semuanya 4.950 personel gabungan,” ujar Listyo kepada wartawan di Mapolda Banten, Kamis (21/12/2017).

Kapolda menjelaskan, ada empat prioritas pengamanan menjelang perayaan natal dan tahun baru. Di antaranya, pengamanan jalur wisata dan pelabuhan Merak, pengamanan pantai, pengamanan peringatan natal dan tahun baru dan aksi teror.

“Untuk kegiatan ini ada empat sasaran prioritas, jalur yang akan dilintasi untuk mudik biasanya eskalasinya meningkat kemudian Anyer dan Carita juga meningkat. Kedua natal dan tahun baru biasanya seluruh agama dari masyarakat ikut melaksanakan di wilayah masing masing. ketiga tempat wisata yang dikunjungi, karena kan harus dilakukan pengamanan dan aksi teror yang harus diwaspadai,” jelasnya.

Kapolda pun akan memperketat pengaman di geraja yang melaksanakan kegiatan natal. Pasalnya, mengantisipasi adanya ancaman teror.

“Pengamanan gereja kita juga tidak hanya Polri melibatkan TNI dan masyarakat juga dan unsur Muspida. Kita juga akan melakukan penyisiran di hari pelaksanaan natal mengantisipasi adanya ancaman teror bom,” tegasnya.

Bersamaan dengan itu, Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel CZI Ito Hediarto menyebutkan, bahwa dirinya akan menurunkan sekitar 300 personel TNI bergabung dengan Polri, untuk mengsukseskan kegiatan Operasi Lilin Kalimaya 2017, dalam pengamanan perayaan natal dan tahun baru di wilayah Banten.

“Sebelum kegiatan Apel Gelar Pasukan yang di selenggrakan di Mapolda Banten ini, saya sudah di hubungi oleh pak Kapolda. Beliau mengatakan akan menggelar kegiatan Operasi Lilin Kalimaya 2017, dan saya menyambut baik serta siap akan membantu Polri bersama TNI untuk mengamankan wilayah Banten dalam menyambut perayaan Natal sampai Tahun Baru,” ungkap Ito Hediarto.

Ito Hediarto menambahkan, pada dasarnya ada 3 hal yang menjadi sesi dalam kegiatan operasi lilin ini yang harus diwaspadai. Pertama yaitu pengamanan aski teror, kedua yaitu aksi swepping, kemudian yang ketiga adalah perihal kemacetan dijalan.

“Kita berharap, operasi lilin kalimaya 2017 yang akan di lakukan ini tidak menemukan hal-hal yang di khawatirkan oleh masyarakat. Semoga aman kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya sesuai dengan yang diinginkan,” Ito Hediarto mengakhiri. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: