‌Pipa Produksi Pabrik PT Dover Meledak

Suasana Arena Produksi PT Dover pasca meledak / EUA

CILEGON, BANPOS – Area Produksi milik PT Dover Chemical, Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon kembali Meledak. Ledakan kedua ini, membuat warga dari sejumlah pabrik panik berhamburan khawatir bahaya gas kimia. Lokasi ledakan di pabrik tersebut berada di Plant B.

Berdasarkan informasi yang diterima BANPOS, ledakan berada di cerobong Reactor Formalin. Dengan kondisi tersebut membuat warga panik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ledakan yang terjadi di Plant B ini terjadi pada pukul 09.08 WIB yakni letupan dari cerobong pipa mesin produksi Formalin (Reactor) yang diduga kelebihan tekanan udara (high presurese).

Sehingga tekanan udara tersebut dibuang kearah atas melalui cerobong yang sudah terpasang alat untuk membuang kelebihan tekanan udara (Rupture Disc) dan menimbulkan suara seperti ledakan yang cukup keras.

Salah satu warga di RT 02 RW 02 lingkungan Keramat Raya, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Abadi menuturkan, warga memilih mengungsi karena khawatir keselamatan mereka terancam.

“Saya, dengan warga yang lain tadi ngungsi ke Cikuasa Atas. Takut bau gas kimia berterbangan. Soalnya, kena mata juga akan perih,” ujarnya.

Ia menuturkan, jika ledakan yang terjadi di PT Dover Chemical sudah terjadi kesekian kalinya. Bahkan, pihak perusahaan tidak pernah melakukan sosialisasi apapun kepada masyarakat akan produksi yang sedang dikerjakan oleh pihak perusahaan.

“Bukan sekali aja ledakan ini. Tapi udah sering banget. Apalagi, dari pihak managemen perusahaan enggak pernah melakukan sosialisasi apapun,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Pulomerak Kompol Kamarul Wahyudi membenarkan telah terjadi ledakan di Plant B PT Dover Chemical. Terjadinya ledakan tersebut disebabkan,kelebihan tekanan udara dari tabung reaktor formalin yang kemudian mendorong melalui cerobong yang sudah terpasang Rupture Disc/Safety Valve yang kemudian mengakibatkan suara letupan/ledakan.

“Ledakan sendiri melalui cerobong yang terpasang Rupture Disc/Safety Valve merupakan bagian dari prosedur dimana ketika Rupture Disc/Safety Valve tersebut terdorong tekanan udara maka secara otomatis mesin pada areal tersebut berhenti (Shut Down).

Rupture Dics Safety Valve memiliki kapasitas 3,5 Barg, dimana pada angka 2,5 Barg sudah termasuk pada ukuran tertinggi (High Limit) dan pada saat kejadian pada grafik terlihat 2,1 Barg kemudian turun dan langsung terjadi ledakan,” ujarnya.

Ia menuturkan, meski terjadi ledakan di Plant B, tidak ada korban jiwa. “Syukur enggak ada korban jiwa dari kejadian tersebut tuturnya. Terkait hal ini belum ada konfirmasi dari pihak manejemen PT Dover Chemical. Rahmat, Humas PT Dover Chemical belum memberikan jawaban. (EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: