Bina Bangsa Resmi Berstatus Universitas

Ketua Kopertis Wilayah 4 Jabar dan Banten Uman Suherman dan Ketua STIE Bina Bangsa Furtasan A Yusuf bersama unsur Muspida meresmikan Universitas Bina Bangsa, Rabu (22/11).di

SERANG,BANPOS– Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa yang berada di jalan Raya Serang-Jakarta Km.03 No.1 B (Pakupatan) Kota Serang menggelar Grand Lounching dan Tasyakuran Universitas Bina Bangsa (UNIBA). Dengan demikian, maka STIE Bina Bangsa secara resmi berganti status menjadi Universitas.

Pergantian status ini diharapkan dapat mengangkat kualitas pendidikan masyarakat yang ada di Banten. Sehingga bisa meningkatkan SDM masyarakat banten agar semakin berkembang.

Selain itu, Uniba juga bisa memberikan sebuah pilihan kepada masyarakat untuk senantiasa mendorong putra-putrinya melalui Universitas Bina Bangsa tersebut. Demikian yang disampaikan oleh Ketua Kopertis Wilayah 4 Jabar dan Banten Uman Suherman saat sambutannya dalam kegiatan Grand Lounching tersebut kemarin.

“Sebetulnya ini bukan Universitas baru, tetapi bagaimana pun berkiprah dulu melalui sekolah tinggi ilmu ekonomi (STIE) pada saat mengajukan dan kami melihat secara administrasi kemudian fisitasi dan memenuhi persyaratan. Maka kami merekomendasikan untuk diubahnya status dari sekolah tinggi ilmu ekonomi (STIE) menjadi Universitas,” kata Uman.

Dirinya berharap segala perjuangan telah dilakukan oleh semua pihak yang menjadikan STIE Bina Bangsa meningkat statusnya menjadi Universitas tersebut dapat diaktualisasikan melalui peningkatan kualitas ke yang lebih baik. Ia juga meminta agar civitas akademika Uniba tidak takut untuk bersaing dengan kampus-kampus lainnya, namun yang terpenting ialah mutu dan keunggulan Uniba dapat terus ditingkatkan.

“Jangan takut bersaing dengan orang lain, yang penting mutu dan keunggulan yang dibangun Universitas ini tidak hanya sejajar tetapi akan melebihi yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan STIE Bina Bangsa, Furtasan Ali Yusuf mengungkapkan jika STIE Bina Bangsa telah berkiprah selama lebih dari 10 tahun. Dengan perjalanan sepanjang itu, banyak yang telah dihasilkan oleh kampus yang identik dengan Jaket yang berwarna kuning kunyit tersebut.

“Sekarang jika diukur dengan outputnya yah sangat banyak sekali. Apalagi kiprahnya dari STIE Bina Bangsa menjadi Universitas Bina Bangsa maka ini merupakan satu fase yang menurut saya sangat penting. Juga setelah fase ini kita harus dapat terus eksis Universitas Bina Bangsa dan dipercaya oleh masyarakat luas itu. Satu-satunya jalan adalah bagaimana program kuliah bisa mencapai terakreditasinya bagus,” paparnya usai menggelar acara.

Furtasan juga menargetkan Uniba dapat meraih akreditasi A, menurutnya semua itu dapat diukur dengan prestasinya dan mutunya. Ia juga mengaku siap untuk bersaing terkait program-program dengan kampus-kampus yang lainnya. Terlebih lagi, selama ini juga sudah dipercaya oleh masyarakat.

“Modal utama kita sebenarnya ialah kepercayaan masyarakat terhadap kita. Di Uniba ini nantinya aka nada 11 jurusan. Tentunya semua itu harus ditopang oleh manajemen yang baik.

Lebih jauh furtasan mengatakan, untuk standar minimal tenaga pengajar di kampus tersebut ialah harus bergelar Magister. Bahkan saat ini ada sekitar 20 persen yang sudah berstatus doktor dan 30 persen lainnya tengah menempuh pendidikan S3.

“Mudah-mudahan untuk 2 atau 3 tahun yang akan datang 60 persen dosen kita berstatus doktor. Karena itu juga salah satu indikasi Uniba didukung oleh dosen-dosen yang bermutu dan professional,” pungkasnya. (ROS/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: