Tokoh Banten Ingatkan Pemuda untuk Tanamkan Jiwa Nasionalisme

Seminar Hari Pahlawan yang dieselngarakan oleh Forum Mahasiswa Cinta Tanah Air (Forwacita) Kabupaten Serang, di salah satu rumah makan di Kota Serang, Selasa (14/11/2017) / RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November, Forum Mahasiswa Cinta Tanah Air (Forwacita) Kabupaten Serang, menggelar seminar hari pahlawan dengan tema semangat kepahlawanan untuk membangun negeri, Selasa (14/11/2017).

Seminar yang berlangsung di salah satu rumah makan di Kota Serang tersebut, menghadirkan Kabid Media PB PMII Muhtar Ansori Atjani, Tokoh Masyarakat Banten Nadjmudin Busro serta Sekjen Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gema Saba) Banten Adam Ma’rifat, sebagai pembicara.

Busro mengatakan, tantangan pemuda saat ini sudah berbeda dengan para pemuda dulu, dimana pemuda saat ini harus menjadi pahlawan bagi dirinya dan lingkungannya. Menurutnya dalam membangun semangat kepahlawanan, pemuda saat ini harus bangga dan mengenal serta mengenang jasa para pahlawan dulu yang sudah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Terpenting saat ini kita jangan membanggakan bangsa lain, kita harus bangga dengan bangsa sendiri,’’ ujarnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar para pemuda untuk semangat menanamkan jiwa nasionalisme pada pemuda jaman sekarang. Ia berpesan agar pemuda Banten harus lebih mengenal pahlawan daerah seperti Syafrudin Prawiranegara.

“Nah di Banten ada pahlawan yang kita lupakan yaitu Syafruddin Prawiranegara. Ia punya peran besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Adam Ma’rifat dalam penyampaiannya menjelasakan, untuk menjadi pahlawan saat ini para pemuda harus memiliki sikap rela berkorban dan juga sikap lebih berani. Salah satunya bisa membangun negeri ini dengan cara memerdekakan rakyat dari kemiskinan dan memajukan pendidikan.

“Pemuda saat ini harus lebih berkarakter dan punya nilai manfaat bagi banyak orang. Pemuda saat ini harus lebih kuat dari pemuda jaman dulu,”ujarnya.

Sementara itu ketua pelaksna seminar, M. Asep Rahmatullah berharap diskusi ini dapat membangkitkan semangat para pemuda untuk membangun negeri terutama para pemuda daerah bisa berkontribusi aktif mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Maka dari itu, mari kita semua seluruh elemen masyarakat Indonesia membangun negari ini dengan semangat karya nyata yang membangun secara menyeluruh baikdi bidang keilmuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menjadi pahlawan dengan jiwa dan raga demi tegakan negara Indonesia,” ucapnya. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: