Perusahaan Daur Ulang Tidak Berizin

SERANG, BANPOS – Komisi I DPRD Kota Serang menemukan sebuah pabrik pengolahan limbah plastik yang tak berijin. Pabrik yang beroperasi di Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan itu diinspeksi mendadak (Sidak), Senin (13/11/2017) kemarin.

Kepada wartawan, Anggota Komisi I DPRD Kota Serang, Kevin Harinusa mengatakan, sidak dilakukan setelah pihaknya menerima pengaduan warga. Warga mempermasalahkan polusi yang timbul dari aktivitas pabrik limbah tersebut.

“Saat sidak kemarin, kami menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut,” kata Kevin, Selasa (14/11/2017).

Pelanggaran yang ditemukan, lanjut Kevin, diantaranya tidak adanya izin beroperasi dan tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah yang ditentukan. Selain itu, pengolahan limbah yang belum baik juga menjadi temuan yang dicatat komisi I.

“Ternyata perizinan yang dimiliki oleh pabrik ini ada pada tahun 2007 dan masih di Kabupaten Serang. Namun ketika ada perubahan dari kabupaten menuju kota, mereka tidak melakukan perbaikan,” imbuh Kevin.

Kevin juga menyatakan akan segera menindaklanjuti temuan itu memanggil OPD-OPD yang bersangkutan dengan persoalan ini.

“Kita akan segera berkoordinasi dan memanggil dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Dinas Tenaga Kerja dan yang lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengkonfirmasi klaim dari pihak pabrik yang menyatakan ada kunjungan rutin dari Pemerintah Kota Serang. Menurut Kevin, perusahaan mengaku dikunjungi setiap 2-3 bulan sekali oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Ini akan kita dalami lebih lanjut. Namun idealnya memang untuk perizinan itu adalah tiga tahun ada pengecekan ulang,” jelasnya.(PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: